UPDATE 3 Juli: 13 Pasien Covid-19 di Depok Meninggal, Terbanyak Selama Pandemi

Kompas.com - 03/07/2021, 20:08 WIB
Aktivitas warga Perumahan Anyelir 3, Kalimulya, Cilodong, Depok, saat micro lockdown, Kamis (1/7/2021). Sebanyak 89 warga di perumahan ini terkonfirmasi positif Covid-19. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOAktivitas warga Perumahan Anyelir 3, Kalimulya, Cilodong, Depok, saat micro lockdown, Kamis (1/7/2021). Sebanyak 89 warga di perumahan ini terkonfirmasi positif Covid-19.
|
Editor Krisiandi

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok mencatat 630 kasus baru Covid-19 pada Sabtu (3/7/2021). Dalam data yang sama disebut terdapat 511 kasus sembuh, dan 13 kasus meninggal dunia.

Jumlah kasus kematian Sabtu ini merupakan yang terbanyak selama masa pandemi Covid-19 di Depok.

Kasus aktif Covid-19 di Depok kini melonjak lagi jadi 9.671 pasien yang masih harus menjalani isolasi dan perawatan, tertinggi selama pandemi. Jumlah ini bertambah 96 dibandingkan sebelumnya,

Baca juga: Siapa Saja yang Disebut Pasien Covid-19?

Berikut rincian perkembangan terkini kasus Covid-19 di Depok per Sabtu (3/7/2021), berdasarkan situs resmi Dinas Kesehatan Kota Depok:

Kasus kumulatif (keseluruhan)

1. Pasien positif: 63.008 (bertambah 630)
2. Pulih: 52.209 (bertambah 511)
3. Wafat: 1.128 (bertambah 13)
- PDP wafat: 122 (data terakhir per 19 Juli 2020)
4. Probabel: 397 (orang tanpa gejala, kontak erat dengan pasien Covid-19)
5. Kontak erat: 62.693 (demam atau ISPA, tanpa pneumonia)
6. Suspek: 21.837 (demam, ISPA, dan pneumonia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasus aktif (sedang dirawat/ditangani, dipantau, dan diawasi)

Baca juga: RSUD Ujungberung Bandung Tutup Layanan IGD Pasien Covid-19

1. Pasien positif sedang diisolasi dan dirawat: 9.671 (bertambah 96)
2. Probabel: 17 (orang tanpa gejala, kontak erat dengan pasien Covid-19)
3. Kontak erat: 3.319 (demam atau ISPA, tanpa pneumonia)
4. Suspek: 238 (demam, ISPA, dan pneumonia)

Terkait kasus Covid-19, warga Depok dapat menghubungi call center nomor darurat di nomor 112 dan 119. Untuk pertanyaan umum, warga Depok bisa menelepon nomor 08111232222.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.