Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Punya Komorbid Diabetes, Warga Meninggal Saat Isolasi Mandiri di Depok

Kompas.com - 07/07/2021, 18:36 WIB
Vitorio Mantalean,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang warga di Depok berinisial SR (45) meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di kediaman adiknya di Perumahan Villa Mutiara, Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat pada Selasa (6/7/2021).

Mendiang belum sempat melakukan tes, namun dimakamkan dengan protap Covid-19 karena masuk kategori suspek.

Kapolsek Cinere, Kompol Tata Irawan, menyebut bahwa jajarannya menerima informasi meninggalnya SR pada pagi hari.

"Sejak Minggu (27/6/2021), sesampainya korban dari Madura, sudah merasakan tidak enak badan (meriang, menggigil, dan pusing) lalu korban berinisiatif untuk melakukan isolasi mandiri di rumah adik kandung korban," kata Tata melalui keterangan tertulis, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Pemuda yang Mengaku Keluarga Jenderal dan Lawan Petugas di Ciputat Jadi Tersangka

Selama menjalani isolasi mandiri, istri korban selalu mengantar makanan untuknya.

Pada Selasa pagi itu, ketika istri korban mengantar makanan seperti biasa, tak ada jawaban ketika ia mengetuk jendela kamar dan memanggil korban.

Begitu dicek, korban dalam posisi tidur telungkup di atas kasur dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Korban diketahui memiliki penyakit komorbid diabetes, penyakit komorbid paling berisiko bagi penderita Covid-19.

"Setelah dilakukan pengecekan Kepala UPT Puskesmas Cinere, korban berstatus suspek Covid 19 dan jenazah dimakamkan di Pemakaman Khusus Covid-19 di Sawangan," ujar Tata.

Baca juga: Hentikan Pengendara, Anies: Telepon Bos Kamu, Bilang Disuruh di Rumah Saja

Kasus kematian pasien Covid-19, maupun yang berstatus suspek/probabel, saat sedang menjalani isolasi mandiri, bukan kali pertama dilaporkan di Depok.

Data koalisi Lapor Covid-19 mencatat, sejak Juni 2021 hingga sekarang, sedikitnya ada delapan laporan kematian warga Depok akibat Covid-19 di luar fasilitas kesehatan.

Hal ini sehubungan dengan membeludaknya jumlah kasus Covid-19 selama sebulan terakhir, menyebabkan sistem kesehatan nyaris kolaps, termasuk RS yang overkapasitas.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok belum menanggapi konfirmasi wartawan soal jumlah pasien Covid-19 di Depok yang menjalani isolasi mandiri dari 10.000-an pasien yang ada dan berapa yang dilaporkan meninggal di luar fasilitas kesehatan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saksi Sebut Satu Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong Terlempar 3 Meter

Saksi Sebut Satu Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong Terlempar 3 Meter

Megapolitan
Jenazah Salim Said Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Jenazah Salim Said Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Megapolitan
'Ada Mayday, Mayday, Habis Itu Hilang Kontak...'

"Ada Mayday, Mayday, Habis Itu Hilang Kontak..."

Megapolitan
Awak Pesawat yang Jatuh di BSD Sulit Dievakuasi, Basarnas: Butuh Hati-hati

Awak Pesawat yang Jatuh di BSD Sulit Dievakuasi, Basarnas: Butuh Hati-hati

Megapolitan
Ini Identitas Tiga Korban Pesawat Jatuh di BSD Tangerang

Ini Identitas Tiga Korban Pesawat Jatuh di BSD Tangerang

Megapolitan
Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Latih di BSD Dievakuasi ke RS Polri

Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Latih di BSD Dievakuasi ke RS Polri

Megapolitan
Kondisi Terkini Lokasi Pesawat Jatuh di Serpong, Polisi-TNI Awasi Warga yang Ingin Saksikan Evakuasi Korban

Kondisi Terkini Lokasi Pesawat Jatuh di Serpong, Polisi-TNI Awasi Warga yang Ingin Saksikan Evakuasi Korban

Megapolitan
Saksi: Pesawat Tecnam P2006T Berputar-putar dan Mengeluarkan Asap Sebelum Jatuh

Saksi: Pesawat Tecnam P2006T Berputar-putar dan Mengeluarkan Asap Sebelum Jatuh

Megapolitan
Dua Korban Pesawat Jatuh di BSD Telah Teridentifikasi

Dua Korban Pesawat Jatuh di BSD Telah Teridentifikasi

Megapolitan
Pesawat Latih yang Jatuh di BSD Serpong Menyisakan Buntut, Bagian Depan Hancur

Pesawat Latih yang Jatuh di BSD Serpong Menyisakan Buntut, Bagian Depan Hancur

Megapolitan
Ratusan Warga Nonton Proses Evakuasi Pesawat Jatuh di BSD Serpong

Ratusan Warga Nonton Proses Evakuasi Pesawat Jatuh di BSD Serpong

Megapolitan
Pesawat yang Jatuh di BSD Sempat Tabrak Pohon sebelum Hantam Tanah

Pesawat yang Jatuh di BSD Sempat Tabrak Pohon sebelum Hantam Tanah

Megapolitan
Saksi: Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong Bersamaan dengan Hujan Deras

Saksi: Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong Bersamaan dengan Hujan Deras

Megapolitan
Polres Tangsel Evakuasi 3 Korban Tewas Pesawat Latih yang Jatuh di BSD

Polres Tangsel Evakuasi 3 Korban Tewas Pesawat Latih yang Jatuh di BSD

Megapolitan
PSI Terima Pendaftaran 2 Bakal Calon Wali Kota Bekasi, Salah Satunya Kader PDI-P

PSI Terima Pendaftaran 2 Bakal Calon Wali Kota Bekasi, Salah Satunya Kader PDI-P

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com