Kompas.com - 08/07/2021, 15:50 WIB
Pasangan selebritas Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. Instagram/Ardi BakriePasangan selebritas Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Nia Ramadhani (RA) dan suaminya Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardi Bakrie (AAB), ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkoba. Keduanya mengaku baru lima bulan konsumsi sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, Nia dan Ardi ditangkap bersama sopir pribadinya ZN, pada Rabu (8/7/2021).

Kepada petugas, ketiga tersangka mengaku sudah mengonsumsi sabu bersama-sama selama empat sampai lima bulan terakhir.

"Kami masih mendalami berapa lama yang bersangkutan memakai. Kalau pengakuan awalnya sekitar empat sampai lima bulan," ujar Yusri di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Polisi Tetapkan Nia Ramadhani, Ardi Barkie, dan Sopir Pribadi Tersangka Kasus Narkoba

Meski begitu, kata Yusri, kepolisian masih akan melakukan pendalaman untuk memastikan sejak kapan ketiganya mengonsumsi sabu.

Polisi juga masih menyelidiki dari mana Nia, Ardi dan sopir pribadinya mendapatkan barang haram tersebut.

"Ini pengakuan awal, tapi ini masih kami terus dalami. Kami akan cek betul, termasuk pemasoknya dari mana. Kami akan lakukan pengejaran," kata Yusri.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membenarkan telah menangkap pasangan selebrititas, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie pada Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Polisi Sebut Ardi Bakrie Serahkan Diri Usai Nia Ramadhani dan Sopirnya Ditangkap

Mereka ditangkap bersama seorang sopir pribadi yang mengetahui bahwa Nia kerap memakai narkoba jenis sabu.

"Memang benar terjadi penangkapan di Pondok Pinang, Kebayoran Selatan. Ada tiga orang yang diamankan," ujar Yusri dalam jumpa pers, Kamis (8/7/2021).

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita narkoba jenis sabu seberat 0,78 gram beserta bong atau alat penghisap sabu.

Sabu itu awalnya ditemukan pada saat polisi menggeledah ZN. Sopir itu kemudian menunjuk bahwa pemilik sabu adalah atasannya, Nia Ramadhani, yang selama ini kerap mengkonsumsi sabu.

Setelah menjalani pemeriksaan dan tes urine, Nia dan Ardi serta sopir pribadinya, dinyatakan positif metamfetamin atau positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Kini, tiga orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dalam proses penyidikan lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Pusat.

Para tersangka untuk sementara dijerat dengan pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman 4 tahun penjara.

"Pasal 127 di Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009. Ini masih awal karena ini baru saja, akan dikembangkan perkara ini," kata Yusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimistis Sirkuit Formula E Selesai Tepat Waktu, Wagub: Semua Sudah Dihitung

Optimistis Sirkuit Formula E Selesai Tepat Waktu, Wagub: Semua Sudah Dihitung

Megapolitan
Kurir Ganja yang Diamankan Polisi Mengaku Dibayar 1 Juta Per Kilogram

Kurir Ganja yang Diamankan Polisi Mengaku Dibayar 1 Juta Per Kilogram

Megapolitan
Polisi Periksa Pengemudi Mercy yang Tabrak 4 Motor dan 2 Mobil di Prapanca Jaksel

Polisi Periksa Pengemudi Mercy yang Tabrak 4 Motor dan 2 Mobil di Prapanca Jaksel

Megapolitan
Sekolah di Tangerang Masih Gelar Belajar Tatap Muka, Wali Kota: Kami Peringatkan

Sekolah di Tangerang Masih Gelar Belajar Tatap Muka, Wali Kota: Kami Peringatkan

Megapolitan
Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan, Prabowo: Ah Itu Ada yang Urus

Kasus Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan, Prabowo: Ah Itu Ada yang Urus

Megapolitan
Penerapan 'Micro-lockdown' di Krukut Dicabut, Tidak Ada RT Berstatus Zona Merah

Penerapan "Micro-lockdown" di Krukut Dicabut, Tidak Ada RT Berstatus Zona Merah

Megapolitan
TMII Berganti Wajah, Pengelola Janji Tak Akan Ada Kenaikan Harga Tiket

TMII Berganti Wajah, Pengelola Janji Tak Akan Ada Kenaikan Harga Tiket

Megapolitan
Ada Kerumunan di MOI karena Acara Cosplay, Satgas Covid-19 Lakukan Tracing

Ada Kerumunan di MOI karena Acara Cosplay, Satgas Covid-19 Lakukan Tracing

Megapolitan
Video Viral Pemain Sepak Bola di Lapangan Ingub Muara Angke Disebut Rusak Rumah, Ini Penjelasan Pengelola

Video Viral Pemain Sepak Bola di Lapangan Ingub Muara Angke Disebut Rusak Rumah, Ini Penjelasan Pengelola

Megapolitan
Usung The Ultimate Showcase of Indonesia, 70 Persen Area TMII Bakal Jadi Kawasan Hijau

Usung The Ultimate Showcase of Indonesia, 70 Persen Area TMII Bakal Jadi Kawasan Hijau

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak di Tangerang, Pemerintah Terapkan Belajar dari Rumah

Kasus Covid-19 Melonjak di Tangerang, Pemerintah Terapkan Belajar dari Rumah

Megapolitan
Penerapan Prokes di Jakarta Mulai Kendur, Wagub DKI: Tindak Siapa Pun yang Melanggar

Penerapan Prokes di Jakarta Mulai Kendur, Wagub DKI: Tindak Siapa Pun yang Melanggar

Megapolitan
Polsek Tanjung Duren Amankan 1.847 Butir Pil Ekstasi Berlogo Superman

Polsek Tanjung Duren Amankan 1.847 Butir Pil Ekstasi Berlogo Superman

Megapolitan
Wali Kota Jakut Minta Masyarakat Tak Pakai Calo Urus Pelayanan Publik

Wali Kota Jakut Minta Masyarakat Tak Pakai Calo Urus Pelayanan Publik

Megapolitan
Kedapatan Bawa 17 Kilogram Ganja, Seorang Kurir Narkoba Ditangkap Polres Depok

Kedapatan Bawa 17 Kilogram Ganja, Seorang Kurir Narkoba Ditangkap Polres Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.