Kompas.com - 08/07/2021, 17:56 WIB
Ilustrasi Kriminal thawornnurak Ilustrasi Kriminal

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap pencuri dengan modus hipnotis di salah satu rumah sakit (RS) di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pelaku dua orang, yakni berinisial AI (48) dan DS (22). Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Achmad Akbar mengatakan, AI dan DS merupakan ibu dan anak.

Keduanya buron selama dua bulan. AI bertindak sebagai eksekutor, sedangkan DS penadah.

Berbekal rekaman closed-circuit television (CCTV), polisi berhasil meringkus keduanya di kediaman pelaku di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Wagub DKI: Pecah Rekor Lagi, Covid-19 di Jakarta Bertambah 12.975

"Kalau dalam pemeriksaan kami, sementara motifnya tidak lain adalah alasan ekonomi," kata Achmad Akbar dalam konferensi pers di Polres Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awal kejadian saat korban, yakni IW, hendak berobat ke rumah sakit, 4 Mei 2021. IW kemudian bertemu tersangka AI.

AI mengaku kenal dengan almarhum suami IW dan ikut IW berobat ke rumah sakit.

"Jadi pada saat kejadian itu, memang saya sedang tidak dalam kondisi fit, sakit, dan pikiran kosong. Tapi si ibu ini (AI) bilang mengenal almarhum suami saya, bilang bahwa dia kenal sekali," kata IW kepada wartawan.

Baca juga: Cerita Sejumlah Warga Kesulitan Akses Vaksinasi Covid-19 di Depok

Lantas, IW menuruti semua keinginan AI, termasuk disuruh untuk shalat duhur di musola rumah sakit tersebut.

"Pas ke musola, ditinggal saya. Tetapi saya tidak ada pikiran sama sekali kalau dia jahat sama saya," lanjut IW.

IW meninggalkan barangnya. Setelah itu, barang-barang IW diambil AI. Tas korban yang di dalamnya berisi dua buah telepon seluler dan uang tunai Rp 6 juta pun raib.

Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun.

Jajaran Polres Jakarta Selatan turut berempati kepada korban atas kejadian ini.

"Kami nilai pada saat beliau terkena musibah, sakit, kemudian ada berita duka di lingkungan keluarga, masih harus mengalami kejahatan seperti ini," kata Achmad Akbar.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi PSI DPRD DKI Minta Interpelasi Formula E Dibahas di Paripurna Pekan Depan

Fraksi PSI DPRD DKI Minta Interpelasi Formula E Dibahas di Paripurna Pekan Depan

Megapolitan
Belum Direlokasi Provider Internet, Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Ciputat Dipotong

Belum Direlokasi Provider Internet, Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Ciputat Dipotong

Megapolitan
Jangkau Masyarakat Perbatasan, Pemkot Bekasi Buka Gerai Vaksinasi di Plaza Cibubur

Jangkau Masyarakat Perbatasan, Pemkot Bekasi Buka Gerai Vaksinasi di Plaza Cibubur

Megapolitan
Satu Rumah di Bidara Cina Hangus Terbakar, Dipadamkan Warga

Satu Rumah di Bidara Cina Hangus Terbakar, Dipadamkan Warga

Megapolitan
Buru Pelaku Penembakan di Tangerang, Polisi Analisa Rekaman CCTV

Buru Pelaku Penembakan di Tangerang, Polisi Analisa Rekaman CCTV

Megapolitan
Warga Pademangan Barat Kesulitan Air Bersih, Pihak Aetra Sebut Ada Kebocoran Pipa

Warga Pademangan Barat Kesulitan Air Bersih, Pihak Aetra Sebut Ada Kebocoran Pipa

Megapolitan
Polisi Kirim Berkas Perkara Kasus Pornografi Dinar Candy ke Kejaksaan

Polisi Kirim Berkas Perkara Kasus Pornografi Dinar Candy ke Kejaksaan

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Bocah Perempuan di Duren Sawit Mengontrak Dekat Rumah Korban..

Pelaku Pelecehan Seksual Bocah Perempuan di Duren Sawit Mengontrak Dekat Rumah Korban..

Megapolitan
Polisi Gerebek Toko Kosmetik di Bekasi, Ditemukan Ribuan Obat Keras Ilegal

Polisi Gerebek Toko Kosmetik di Bekasi, Ditemukan Ribuan Obat Keras Ilegal

Megapolitan
Polisi Periksa Manajer Holywings Kemang sebagai Tersangka Kasus Pelanggaran PPKM

Polisi Periksa Manajer Holywings Kemang sebagai Tersangka Kasus Pelanggaran PPKM

Megapolitan
Fraksi PDI-P dan PSI Minta Interpelasi Formula E Segera Dibahas di Rapat Paripurna

Fraksi PDI-P dan PSI Minta Interpelasi Formula E Segera Dibahas di Rapat Paripurna

Megapolitan
Kecelakaan Maut Tewaskan 4 Orang di Tol Cipali, Korban Pulang dari Kondangan

Kecelakaan Maut Tewaskan 4 Orang di Tol Cipali, Korban Pulang dari Kondangan

Megapolitan
Dampak Angin Puting Beliung Kemarin Paling Parah di Depok pada 2021

Dampak Angin Puting Beliung Kemarin Paling Parah di Depok pada 2021

Megapolitan
Anies Terbitkan Kepgub Terbaru Aturan Lengkap PPKM Level 3 di Jakarta

Anies Terbitkan Kepgub Terbaru Aturan Lengkap PPKM Level 3 di Jakarta

Megapolitan
Daftar Nomor Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Kekerasan di Kota Tangerang

Daftar Nomor Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Kekerasan di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.