Kompas.com - 09/07/2021, 14:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap dua orang penjual obat Oseltamivir 75 miligram yang menjual obat di atas harga eceran tertinggi (HET).

Oseltamivir 75 miligram digunakan untuk pasien yang terinfeksi virus Covid-19.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan, dua pelaku tersebut berinisial N dan MPP.

"MPP ini yang membeli obat dan menjual ke N dengan harga dua kaki lipat, setelah itu MPP yang menawarkan ke masyarakat melalui online," kata Yusri kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Naikkan Harga Obat Ivermectin 6 Kali Lipat, Toko Obat di Pasar Pramuka Disegel Polisi

Kementerian Kesehatan menetapkan HET per kotak Olseltamivir seharga Rp 260.000. Artinya, harga per 10 kotak Oseltamivir adalah Rp 2,6 juta.

Namun, N menjual 10 kotak dengan harga Rp 8,4 juta sampai Rp 8,5 juta.

"Ada kenaikan keuntungan yang ia peroleh sampai empat kali lipat karena tahu ini langka obatnya," pungkas Yusri.

Kini, kedua pelaku disangkakan Pasal 107 Juncto Pasal 29 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.