Kompas.com - 12/07/2021, 15:58 WIB
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi ojek online menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarat Pusat, Rabu (11/3/2020). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikan tarif ojek online untuk zona 2 atau wilayah Jabodetabek pada 16 Maret 2020. Kemenhub memutuskan untuk menaikan tarif batas bawah (TBB) ojol sebesar Rp 250 per kilometer (km) menjadi Rp 2.250 per km, dari sebelumnya Rp 2.000 per km.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kondisi kasus Covid-19 yang masih tinggi, komunitas driver ojek online atau ojol, yakni Gojek On Twitter (GoT), melakukan berbagai aksi solidaritas bagi tenaga kesehatan dan masyarakat yang menjadi pasien Covid-19.

Liam, ketua Komunitas Gojek on Twitter mengatakan, ia dan kawan-kawan menggelar aksi antar jemput laundry gratis bagi tenaga kesehatan.

"Untuk nakes saat ini GoT membuka layanan antar jemput Laundry, gratis ongkirnya. Cukup menghubungi admin GoT via WA atau DM," kata Liam saat dihubung Kompas.com, Senin (12/7/2021).

"Nanti akan kami koordinasikan dengan driver di lokasi terdekat nakes, mengambil cucian, mengantarkan ke Laundry. Setelah selesai driver kembali mengambil hasilnya dan mengantarkan kembali ke nakes," sambungnya.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Bupati Bekasi Sempat 2 Kali Alami Henti Jantung

Hal itu mereka lakukan untuk meringankan pekerjaan para tenaga kesehatan yang harus berjibaku merawat para pasien Covid-19.

Liam telah menyebarkan informasi terkait aksi tersebut melalui akun twitternya @YoGojekYo.

Bagi para nakes yang ingin menggunakan layanan tersebut bisa menghubungi nomor 0812-2231-290 atau mengunjungi link https://twitter.com/YoGojekYo/status/1412721218487160840?s=19

Selain itu, GoT juga memberikan layanan swab gratis bagi masyarakat yang digelar di Jl. HR Rasuna Said.

"Untuk Ojol dan masyarakat umum, kami membuka layanan Swab Gratis, dibantu nakes dan relawan dalam pelaksanaannya," ucap Liam.

Masyarakat yang membutuhkan layanan swab gratis bisa mendaftar ke nomor 0877-7418-1692, untuk diberikan jadwal agar tidak terjadi kerumunan.

"Masih akan terus berlangsung, sampai kit antigennya habis. Kita juga baru saja dapat tambahan +300 paket lagi," lanjutnya.

Baca juga: Salurkan Bansos Tunai, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 623 Miliar

Bagi mereka yang hasilnya positif akan diarahkan melapor ke Puskesmas dan melakukan isolasi.

GoT juga siap mengantarkan sembako gratis bagi warga yang harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Mereka yang isolasi mandiri dan membutuhkan sembako, akan kita bantu juga. Nanti akan kita data, teman-teman driver yang akan mengirimkan paketannya sampai kerumah. Dan ini semua juga gratis," tutur Liam.

Selain itu, mereka juga siap membantu masyarakat yang membutuhkan isi ulang tabung oksigen serta antar jemput pasien positif Covid-19 ke rumah sakit rujukan atau tempat isolasi.

Semua informasi terkait aksi solidaritas itu bisa didapatkan melalui akun Twitter @GojekOnTwitter

Hingga saat ini, aksi tersebut baru berjalan di wilayah Jakarta dan kota sekitar. Namun Liam tak menutup kemungkinan akan dilakukan di wilayah lain.

"Saat ini kami fokus dengan wilayah Jakarta dan sekitarnya, tapi tidak tertutup kemungkinan untuk daerah lain. Biasanya kalau ada permintaan di luar yang ditentukan, kita akan koordinasi lagi WAG, dan diusahakan untuk dibantu dari driver yang wilayahnya paling dekat lokasi pemohon," jelas Liam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Awalnya Korban Tutupi Kejadian yang Dialaminya

Megapolitan
Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Cegah Pohon Lain Tumbang, Camat Larangan Akan Pangkas Daun di Pohon Berdaun Lebat

Megapolitan
Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Cerita Peserta UTBK di UI, Kaget Soal Berbeda dengan Materi yang Dipelajari

Megapolitan
Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 29

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Pemprov DKI Diminta Aktif Sosialisasikan PPDB 2022 agar Orangtua Calon Siswa Tak Bingung

Megapolitan
Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Terpeleset ke Selokan Larangan Tangerang Saat Bermain Air, Bocah 3,5 Tahun Meninggal

Megapolitan
Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Resah karena Diancam dan Diintimidasi oleh Ormas, Warga Kranji Lapor Polisi

Megapolitan
Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Satu Lagi Pohon Tumbang di Larangan Tangerang, Kali Ini Timpa Truk

Megapolitan
Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Penumpang KA yang Baru Divaksin Dosis Satu Wajib Tunjukkan Hasil Tes Covid-19

Megapolitan
Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Polres Tangsel Tangkap 4 Pelaku Kekerasan terhadap Anak yang Videonya Viral

Megapolitan
Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Penumpang KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Ini Aturan Lengkapnya...

Megapolitan
Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Bocah 11 Tahun Berkali-kali Diperkosa Paman dan Tetangga di Cengkareng

Megapolitan
P2TP2A Akan Berikan 'Trauma Healing' ke Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel

P2TP2A Akan Berikan "Trauma Healing" ke Bocah Korban Kekerasan di Serpong Tangsel

Megapolitan
Hujan Lebat, Kompleks Karang Tengah Permai Tangerang Tergenang 60 Sentimeter

Hujan Lebat, Kompleks Karang Tengah Permai Tangerang Tergenang 60 Sentimeter

Megapolitan
Daihatsu Terios Oleng lalu Tabrak Separator Busway di Kebayoran Lama

Daihatsu Terios Oleng lalu Tabrak Separator Busway di Kebayoran Lama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.