Periksa 5.126 Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Temukan Beberapa Masih Berpenyakit

Kompas.com - 12/07/2021, 16:50 WIB
Ilustrasi hewan kurban. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi hewan kurban.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Kepala Seksi Peternakan DKP3 Kota Tangsel Sandra Larasati menjelaskan, sudah ada 5.126 ekor hewan kurban yang diperiksa kondisi kesehatannya.

"Hari ini masih di lapangan. Jumlah keseluruhan yang sudah kami periksa per Jumat (9/7/2021) kemarin 5.126 ekor," ujar Sandra melalui pesan singkat, Senin (12/7/2021).

"Rinciannya 2.397 ekor sapi, kerbau 44 ekor, kambing 1.865 ekor dan domba 820 ekor," sambungnya.

Baca juga: Aturan Lengkap Terkait Hari Raya Idul Adha, dari Shalat Id hingga Penyembelihan Hewan Kurban

Menurut Sandra, pemeriksaan tersebut dilakukan di lapak-lapak jual beli hewan kurban yang tersebar di 15 kelurahan di wilayah Tangsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya, masih ditemukan beberapa hewan kurban yang sakit dan tidak boleh diperjualbelikan sebelum dinyatakan sembuh.

"Penyakit yang ditemukan keseleo, abses, enteritis. Yang sakit hanya beberapa tidak lebih dari lima ekor," kata Sandra.

Baca juga: Aturan Berkurban di Bekasi: Pemotongan Hewan Kurban Tidak Jadi Tontonan

Sandra menyebut hewan kurban yang diperjualbelikan harus memiliki surat keterangan sehat hewan (SKKH) dan stiker sehat dari DKP3 Kota Tangsel.

"Kami memberikan surat SKKH dan stiker sehat yang sudah kami periksa," ucap Sandra.

Selain mengawasi kondisi kesehatan hewan, DKP3 Tangsel juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Banten untuk mengawasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lapak-lapak jual beli.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Wakil Camat Mampang: Sumur Resapan Telah Teruji Kurangi Genangan atau Banjir

Megapolitan
16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

16.035 Sumur Resapan Sudah Dibangun di Jakarta, Targetnya 1.150.242

Megapolitan
Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Perintah Anies: Sumur Resapan Harus Berfungsi Optimal dan Jangan Membahayakan!

Megapolitan
KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

KRL Anjlok di Ciputat, Penumpang Sebut Keberangkatan Kereta dari Stasiun Tanah Abang Telat 1 Jam

Megapolitan
Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Anies Instruksikan Anak Buah Evaluasi Pembangunan Sumur Resapan

Megapolitan
DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.