Kompas.com - 12/07/2021, 21:12 WIB
Ilustrasi vaksin Pfizer berencana ajukan izin penggunaan suntikan booster atau dosis ketiga untuk melindungi dari varian Delta yang terus menyebar. SHUTTERSTOCK/Daniel ChetroniIlustrasi vaksin Pfizer berencana ajukan izin penggunaan suntikan booster atau dosis ketiga untuk melindungi dari varian Delta yang terus menyebar.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak mempermasalahkan rencana penyediaan vaksinasi Covid-19 berbayar oleh pemerintah pusat, asal tidak mengganggu suplai vaksin gratis ke daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo ketika menanggapi rencana vaksinasi berbayar oleh Kimia Farma yang kini ditunda pelaksanaannya.

"Pada prinsipnya, kalau kami kan tidak dalam posisi melakukan satu kajian atas kebijakan pusat. Kami hanya akan menjalankan," ujar Bambang dalam keterangan suara yang diterima, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Soal Vaksin Berbayar, YLBHI: Dari Sudut Undang-undang Tidak Masuk Akal

Menurut Bambang, Dinas Kesehatan sudah mendapat informasi bahwa jatah vaksin untuk layanan berbayar itu, berbeda dengan vaksin Covid-19 yang disediakan bagi setiap daerah.

"Yang kami tahu, vaksin yang memang diskenariokan berbayar ini memang berbeda jalur, berbeda pola, jadi kami tidak terpengaruh," ungkap Bambang.

Dengan begitu, Bambang berharap layanan vaksin berbayar tersebut tidak akan mengganggu suplai vaksin Covid-19 untuk setiap wilayah, termasuk Tangerang Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, masing-masing wilayah sudah memiliki target sasaran vaksinasi untuk membentuk kekebalan massal dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Polemik Vaksinasi Gotong Royong Individu Berbayar yang Akhirnya Ditunda...

"Fokus saja dengan target yang memang sementara ini kami sudah punya dan harus kita capai," ungkap Bambang.

"Jadi, kalaupun itu nanti diberlakukan, kami akan mendapatkan rundown pelaksanaan. Secara teori itu akan menjadi bagian dari target wilayah. Kan ini bicaranya herd immunity," pungkasnya.

Sebelumnya, PT Kimia Farma (Persero) Tbk melalui klinik yang dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melayani vaksinasi Covid-19 individu pada Senin (12/7/2021).

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.