Satpol PP DKI Lakukan Proses Klarifikasi Terkait Bocornya Data Pelapor PPKM Darurat

Kompas.com - 13/07/2021, 10:58 WIB
Ilustrasi cara menyampaikan laporan secara anonim via aplikasi JAKI. Pastikan anda memilih opsi Sembunyikan di bagian Privasi dan Pernyataan KOMPAS.com/ OIK YUSUFIlustrasi cara menyampaikan laporan secara anonim via aplikasi JAKI. Pastikan anda memilih opsi Sembunyikan di bagian Privasi dan Pernyataan

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapusdatin Satpol PP DKI Jakarta, Adi Krisna Prayoga mengatakan, Satpol PP DKI tengah melakukan proses klarifikasi terhadap identitas pelapor pelanggaran Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang bocor ke publik.

"Sedang proses klarifikasi," kata Adi saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (13/7/2021).

Dia mengatakan, hasil klarifikasi akan diserahkan langsung ke pimpinan. Adi enggan memberikan keterangan terkait temuan hasil klarifikasi yang dilakukan Satpol PP DKI Jakarta soal data pelapor yang bocor di aplikasi JAKI.

Baca juga: Warga Pisangan Baru Diintimidasi Usai Lapor Pelanggaran Prokes di JAKI, Ini Komentar Lurah

"Kami serahkan semua (hasil keputusan) ke pimpinan, terimakasih," ujar Adi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya mengatakan akan memberikan sanksi berat terhadap petugas yang sengaja membocorkan identitas pelapor.

"Siapa pun yang membocorkan (identitas pelapor) akan diberikan sanksi," kata Riza melalui keterangan suara, hari Minggu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama ini, kata dia, pelapor di aplikasi JAKI dijamin kerahasiaannya.

"Masalah pelaporan JAKI saya sudah meninjau khusus Jakarta Smart City, semua pelaporan dirahasiakan," kata Riza.

Kompas.com mencoba melakukan konfirmasi ke Direktur Jakarta Smart City Yudhistira Nugraha. Namun Yudhistira justru mengirim alamat website pemberitaan yang dimuat Kompas.com terkait pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria.

Sebelumnya, seorang pelapor pelanggar PPKM Darurat di lingkungannya mengaku identitasnya diungkap oleh personel Satpol PP. Pelapor dengan akun @Niiken_Purnama itu menyebut identitasnya disebut oleh Satpol PP DKI Jakarta sehingga dia mendapat intimidasi dari warga sekitar.

"Ada jaminan saya aman enggak ya ini? Beneran takut dipersekusi saya. mana lagi isoman, dibuli tetangga tiap lewat depan rumah," tulis dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Megapolitan
Tersangka Korupsi di Damkar Depok Tinggal Tunggu Waktu

Tersangka Korupsi di Damkar Depok Tinggal Tunggu Waktu

Megapolitan
Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Megapolitan
Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Megapolitan
Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Megapolitan
Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Megapolitan
Kejar Herd Immunity, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Vaksinasi Covid-19

Kejar Herd Immunity, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Cerita Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang: Api Menjalar Perlahan, Narapidana Coba Selamatkan Diri

Cerita Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang: Api Menjalar Perlahan, Narapidana Coba Selamatkan Diri

Megapolitan
Usai Jalani Perawatan di RS, 1 Napi Korban Kebakaran Kembali ke Lapas Tangerang

Usai Jalani Perawatan di RS, 1 Napi Korban Kebakaran Kembali ke Lapas Tangerang

Megapolitan
Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Megapolitan
TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

Megapolitan
Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Megapolitan
Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.