PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban Banyak Terima Pembatalan Pesanan Jelang Idul Adha

Kompas.com - 13/07/2021, 15:08 WIB
Ilustrasi sembelih hewan kurban saat Idul Adha. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi sembelih hewan kurban saat Idul Adha.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di DKI Jakarta berimbas juga kepada pedagang hewan kurban.

Riyadi (65) pengelola lapak Lembu Sakti Pacitan, yang berlokasi di Jalan R. E. Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, mengaku menerima banyak pembatalan pesanan pada sepekan menjelang Idul Adha 1442 Hijriah.

Riyadi merasa kesulitan mencari pembeli, sementara hewan kurban di lapaknya masih tersisa puluhan.

Baca juga: Wagub DKI: 14.619 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Rekor Lagi

"Biasanya kalau sepekan jelang Lebaran (Haji), biasanya kira-kira tinggal berapa persennya. Tapi sekarang empot-empotan. Ada sebagian (pelanggan) juga yang membatalkan pembeliannya," kata Riyadi seperti dikutip Tribun Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Menurut Riyadi, pembatalan itu terjadi karena para calon pembeli khawatir akan melanggar aturan PPKM Darurat karena memicu kerumunan saat pemotongan hewan kurban.

"Karena ya itu tadi, kebanyakan pada enggak berani motong karena takut berkerumun kan. Alasannya takut pandemi, karena enggak boleh berkerumun. Ya saya memaklumi lah," ucap Riyadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbeda dari tahun sebelum adanya pandemi Covid-19, biasanya Riyadi bisa menjual seluruh hewan kurbannya sepekan jelang Hari Raya.

Namun saat ini, Riyadi baru menjual separuh dari jumlah hewan yang dia miliki.

"Boleh dikatakan turun 50 persen. Saya buka di sini dari tanggal 24 (Juni). Yang terjual sampai tanggal 12 Juli baru 36 ekor, bawanya 60 ekor," kata Riyadi. (Gerald Leonardo Agustino)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul "Pesanan Batal karena PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban di Pademangan Empot-empotan Cari Pembeli."



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD DKI Disebut Sisipkan Agenda Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Secara Ilegal

Ketua DPRD DKI Disebut Sisipkan Agenda Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Secara Ilegal

Megapolitan
Pelaku Begal di Kalideres Mulanya Hendak Tawuran, Janjian Kumpul lewat Media Sosial

Pelaku Begal di Kalideres Mulanya Hendak Tawuran, Janjian Kumpul lewat Media Sosial

Megapolitan
Pertama Kali Selama Pandemi, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hanya Karantina Seorang Pasien

Pertama Kali Selama Pandemi, Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hanya Karantina Seorang Pasien

Megapolitan
Video Viral Penusukan di Hankam Cibubur, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Penusukan di Hankam Cibubur, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Luhut Serahkan Bukti Pernyataan Haris Azhar dan Fatia yang Disebutnya Fitnah

Diperiksa Polisi, Luhut Serahkan Bukti Pernyataan Haris Azhar dan Fatia yang Disebutnya Fitnah

Megapolitan
DPRD DKI Akan Gelar Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Secara Maraton

DPRD DKI Akan Gelar Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Secara Maraton

Megapolitan
Covid-19 di Jakarta Terkendali, Pasien di RS Wisma Atlet Sisa 309 Orang

Covid-19 di Jakarta Terkendali, Pasien di RS Wisma Atlet Sisa 309 Orang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Haris Azhar dan Fatia Kontras Terkait Laporan Luhut

Polda Metro Jaya Bakal Panggil Haris Azhar dan Fatia Kontras Terkait Laporan Luhut

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Diwarnai Aksi Saling Dorong, Massa Diminta Tenang

Demo di Depan Gedung KPK Diwarnai Aksi Saling Dorong, Massa Diminta Tenang

Megapolitan
Polres Depok Siapkan 158 Gerai Vaksinasi Covid-19 hingga 1 Oktober, Ini Daftarnya

Polres Depok Siapkan 158 Gerai Vaksinasi Covid-19 hingga 1 Oktober, Ini Daftarnya

Megapolitan
Diduga Cabuli Anak Kandung, Seorang Ayah di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Diduga Cabuli Anak Kandung, Seorang Ayah di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Fraksi Gerindra Pastikan Tak Hadiri Paripurna Interpelasi Formula E

Fraksi Gerindra Pastikan Tak Hadiri Paripurna Interpelasi Formula E

Megapolitan
Polisi: Ibu dan Anak yang Ditemukan Tewas di Rumah di Depok Diduga Keracunan

Polisi: Ibu dan Anak yang Ditemukan Tewas di Rumah di Depok Diduga Keracunan

Megapolitan
Dua Orang yang Ditemukan Tewas di Sebuah Rumah di Depok Ternyata Ibu dan Anak

Dua Orang yang Ditemukan Tewas di Sebuah Rumah di Depok Ternyata Ibu dan Anak

Megapolitan
Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Kuasa Hukum: Beliau Pesan Tak Boleh Ada Intervensi

Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Kuasa Hukum: Beliau Pesan Tak Boleh Ada Intervensi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.