Kompas.com - 13/07/2021, 22:29 WIB
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Jasad bayi ditemukan di depan SMK Bina Mandiri, Jalan Bintara IX, Bintara, Bekasi Barat, Selasa (13/7/2021).

Abi Fika, warga setempat mengungkapkan, jasad tersebut ditemukan berada di dalam plastik di depan SMK Bina Mandiri.

"Kejadiannya siang. Pas dilihat itu ada bungkusan yang isinya bayi, sekitar jam 2.15 WIB. Terus langsung menghubungi pihak berwajib," ujar Abi dikutip Wartakotalive.com, Selasa.

Baca juga: Dua Pencuri yang Sasar Nasabah Bank di Cilandak Ditangkap, Modus Tancapkan Paku ke Mobil Korban

Melihat kejadian tersebut, warga berinisiatif melakukan penelusuran dengan mengecek sejumlah kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi.

Dalam penelusuran, kata Abi, terlihat pelaku yang membuang jasad bayi itu. Sosok itu diduga sepasang laki-laki dan perempuan yang mengendarai mobil Toyota Avanza Hitam.

Keduanya tertangkap kamera CCTV sedang membuang kantong plastik yang belakangan diketahui berisi jenazah bayi.

"Iya kalau dari CCTV dua orang, laki-laki sama perempuan menggunakan mobil," ujar dia.

Abi belum bisa memastikan apakah kedua orang tersebut merupakan warga sekitar atau luar daerah.

"Saya belum mendapatkan konfirmasinya. Kalau dilihat dari plat mobilnya itu kan mobil Tasikmalaya. Cuma kalau buat pelaku saya belum mendapatkan informasi ini pelaku orang mana. Kalau dari plat mobilnya itu plat Z," ujarnya.

Baca juga: Resepsionis Bunuh Penghuni Apartemen di Bekasi, Berawal Cekcok karena Korban Positif Covid-19

Situasi jalanan saat siang tadi, sambung Abi, dalam kondisi ramai. Di lokasi tersebut sedang ada proyek pembangunan sekolah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Residivis Jadi Pengedar Lagi, Sabu dan Ekstasi Senilai Rp 3 Miliar Diamankan Polisi...

Ketika Residivis Jadi Pengedar Lagi, Sabu dan Ekstasi Senilai Rp 3 Miliar Diamankan Polisi...

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek Berlaku 24 Mei hingga 6 Juni

PPKM Level 1 Jabodetabek Berlaku 24 Mei hingga 6 Juni

Megapolitan
Kapasitas Bioskop Kembali 100 Persen Selama PPKM Level 1 Jabodetabek

Kapasitas Bioskop Kembali 100 Persen Selama PPKM Level 1 Jabodetabek

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Mal Dibuka dengan Kapasitas 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Mal Dibuka dengan Kapasitas 100 Persen

Megapolitan
Kesedihan Pemilik Anjing yang Mati Usai Dititipkan di 'Pet Shop', Bikin Petisi JusticeForMaxi hingga Lapor Polisi

Kesedihan Pemilik Anjing yang Mati Usai Dititipkan di "Pet Shop", Bikin Petisi JusticeForMaxi hingga Lapor Polisi

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Kapasitas Tempat Ibadah Kini Kembali 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Kapasitas Tempat Ibadah Kini Kembali 100 Persen

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Aktivitas Warga Kembali Seperti Sebelum Pandemi

PPKM Level 1 Jabodetabek, Aktivitas Warga Kembali Seperti Sebelum Pandemi

Megapolitan
UPDATE 23 Mei 2022: Tambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, 11 Pasien Sembuh

UPDATE 23 Mei 2022: Tambah 14 Kasus Covid-19 di Tangsel, 11 Pasien Sembuh

Megapolitan
Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi, Selasa 24 Mei 2022

Jadwal, Lokasi, dan Syarat Lengkap Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi, Selasa 24 Mei 2022

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Warteg dan PKL Boleh Buka sampai Pukul 22.00, Kapasitas 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Warteg dan PKL Boleh Buka sampai Pukul 22.00, Kapasitas 100 Persen

Megapolitan
Saat Orang Berduit dan Berkuasa Paksa Masukkan Anaknya ke SMAN di Kota Tangerang, Sekolah Kelebihan Siswa...

Saat Orang Berduit dan Berkuasa Paksa Masukkan Anaknya ke SMAN di Kota Tangerang, Sekolah Kelebihan Siswa...

Megapolitan
Pembangunan ITF Sunter Akan Gunakan APBD

Pembangunan ITF Sunter Akan Gunakan APBD

Megapolitan
Saat Teguran Merokok Timbulkan Dendam, Pria di Bekasi Bunuh Kakak Ipar Pacar...

Saat Teguran Merokok Timbulkan Dendam, Pria di Bekasi Bunuh Kakak Ipar Pacar...

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Kapasitas Supermarket hingga Pasar Jadi 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Kapasitas Supermarket hingga Pasar Jadi 100 Persen

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek, Kantor Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 100 Persen

PPKM Level 1 Jabodetabek, Kantor Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 100 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.