Kompas.com - 19/07/2021, 11:25 WIB
Warga mengikuti vaksinasi keliling covid-19 di Kantor Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). Vaksinasi kerjasama Danone Indonesia dengan Pemprov DKI Jakarta dilakukan sebagai upaya jemput bola untuk warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan jauh dari sentra vaksinasi, serta memiliki kendala mobilitas. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWarga mengikuti vaksinasi keliling covid-19 di Kantor Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). Vaksinasi kerjasama Danone Indonesia dengan Pemprov DKI Jakarta dilakukan sebagai upaya jemput bola untuk warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan jauh dari sentra vaksinasi, serta memiliki kendala mobilitas.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Sekitar 73.000 siswa tingkat SMP di Kota Tangerang menerima vaksinasi Covid-19 mulai Senin (19/7/2021) ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Jamaludin berujar, puluhan ribu siswa itu akan divaksinasi secara bertahap mulai hari ini di sekolah masing-masing.

"Mulai hari ini, tanggal 19 Juli 2021, vaksin umur 12-18 dan untuk umur 12-15 kan hanya di SMP ya," ungkapnya pada awak media, Senin.

"Tapi tidak semua pada hari ini, ada beberapa jadwalnya yang diatur Dinkes (Dinas Kesehatan)," sambung dia.

Baca juga: Pemprov DKI Bantah Palang Hitam Terlibat Pungli Kremasi Jenazah Pasien Covid-19

Sebanyak 73.000 siswa yang disuntik vaksin Sinovac itu merupakan siswa dari seluruh SMP negeri, swasta, dan madrasah tsanawiyah yang ada di Kota Tangerang.

Mereka merupakan siswa dari total 250 sekolah tingkat SMP di wilayah itu.

Jamaludin berujar, ada beberapa orangtua siswa yang belum mengizinkan anaknya untuk divaksinasi Covid-19 karena sedang sakit.

"Tidak ada orangtua siswa yang nolak. Hanya ada yang menyampaikan informasi yang anaknya sedang sakit dan anaknya telah divaksin," paparnya.

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 Keliling di Jakarta Senin 19 Juli

Dalam kesempatan itu, Jamaludin berharap para orangtua siswa menyampaikan kepada anaknya masing-masing bahwa vaksinasi dapat mencegah penyebaran Covid-19.

"Saya harapkan, orangtua menyampaikan ke anaknya agar mengikut vaksin ini. Tidak sakit ya. Saya sudah merasakan, pakai vaksin yang sama, Sinovac," ucap dia.

Sebelumnya, sekitar 1.000 siswa SMA di Kota Tangerang yang termasuk target vaksinasi anak usia 12-17 tahun juga telah disuntik vaksin pada Rabu (14/7/2021).

Baca juga: Imbauan untuk Warga Tangerang: Shalat Idul Adha di Rumah, Pemotongan Hewan Kurban Dilaksanakan H+1 Idul Adha

Vaksinasi yang digelar di SMAN 1 Tangerang itu diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) RI melalui BIN Banten.

Sebanyak 1.000 orang itu terdiri dari 700 siswa SMAN 1 Tangerang dan 300 siswa SMAN 2 Tangerang.

Tak hanya itu, sekitar 800 santri Pesantren Darul Quran di Cipondoh, Kota Tangerang, juga telah disuntik vaksin Covid-19 pada Sabtu lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Tabrak Pohon lalu Masuk Parit di Tangerang, Pengemudi Pajero Tewas

Megapolitan
Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Saluran Air Ditutup Warga, Petugas SDA Buat Saluran Baru di Jalan Bidara Raya Penjaringan

Megapolitan
'Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual'

"Jangan Pernah Ada Kata Kompromi dan Damai terhadap Pelaku Kekerasan Seksual"

Megapolitan
Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Hasil Tracing Tunjukkan 4 Siswa SMAN 4 Jakarta Positif Covid-19, Bukti Ada Klaster Sekolah

Megapolitan
Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Banyak yang Arogan dan Ditilang, Siapa Saja Pengguna Mobil Pelat RF?

Megapolitan
3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

3 Hari Kebanjiran, Warga Jurumudi Belum Dapat Bantuan dari Pemkot Tangerang

Megapolitan
Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi 'Street Race' di Kabupaten Bekasi

Kawasan Meikarta Direncanakan Jadi Lokasi "Street Race" di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Guru SMP Cendrawasih 1 Cilandak Dijambret di Dekat Gerbang Sekolah

Megapolitan
Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Mahasiswi Universitas Indonesia Tewas Tertabrak KRL di Pondok Cina

Megapolitan
Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Tawa Bocah Bermain Banjir di Tegal Alur, Senang Bisa Renang Gratis hingga Tangkap Ikan

Megapolitan
Lurah Gelora Tanah Abang Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup Sementara

Lurah Gelora Tanah Abang Terpapar Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup Sementara

Megapolitan
Harga Minyak Goreng di Pasar Kramatjati Belum Rp 14.000 Per Liter, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga Minyak Goreng di Pasar Kramatjati Belum Rp 14.000 Per Liter, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Megapolitan
102 RT di Jakarta Terendam Banjir Kemarin, Ini Penjelasan Dinas SDA

102 RT di Jakarta Terendam Banjir Kemarin, Ini Penjelasan Dinas SDA

Megapolitan
Sudah 3 Hari, Banjir di Kecamatan Benda Masih Setinggi 40 Sentimeter

Sudah 3 Hari, Banjir di Kecamatan Benda Masih Setinggi 40 Sentimeter

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit Usai Hubungan Badan, Akibat Korban Ingin Nikah Lagi

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit Usai Hubungan Badan, Akibat Korban Ingin Nikah Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.