Imbas PPKM Darurat, Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Merosot Jelang Idul Adha

Kompas.com - 19/07/2021, 14:35 WIB
Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Foto diambil pada Selasa (4/5/2021). KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADTerminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Foto diambil pada Selasa (4/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penurunan jumlah penumpang dirasakan sejumlah perusahaan otobus (PO) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, menjelang Hari Raya Idul Adha.

Slamet, agen PO MGI tujuan Bandung, mengatakan bahwa pihaknya hanya mengantarkan 2-3 penumpang per harinya semenjak diterapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Penurunan (jumlah penumpang) bisa 90 persen. Ya kalau ada penumpang 1-2 orang. Kadang-kadang dari Bandung bawa satu orang, dari sini 2-3 orang," kata Slamet, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Rumah di Petukangan Dilalap Api, Saksi Dengar Ledakan Kencang, Bayi Nangis, dan Suara Minta Tolong

Slamet berharap, pandemi Covid-19 segera berlalu. Aturan penumpang yang harus membawa surat vaksinasi, lanjut dia, berefek terhadap menurunnya jumlah penumpang.

"Mudah-mudahan pandemi cepat berlalu. Ya memang cuma butuh waktu, sedikit demi sedikit," kata Slamet, sebagaimana dilaporkan Tribun Jakarta.

Hal senada juga diungkapkan agen PO Lorena, Tina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pos Indonesia Salurkan BST Kemensos Secara Door to Door

"Biasanya isinya banyak ya, sekarang isinya cuma satu. Biasanya kami isi tujuh orang dari sini. (Sekarang) isinya cuma satu, kadang-kadang enggak ada penumpang sama sekali," ucap Lina.

Tina menuturkan, seharusnya peningkatan jumlah penumpang sudah bisa dilihat sejak H-5 Idul Adha.

"Tapi karena PPKM kan, pokoknya imbasnya banyak," tutur Tina.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

Megapolitan
Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Megapolitan
Crowd Free Night di Tangsel Akhir Pekan Ini, Kendaraan yang Melintas Diputar Balik

Crowd Free Night di Tangsel Akhir Pekan Ini, Kendaraan yang Melintas Diputar Balik

Megapolitan
Aksi Tukang Tambal Ban Cari Untung, Tebar Ranjau Paku lalu Naikkan Harga Ban Dalam Motor 3 Kali Lipat

Aksi Tukang Tambal Ban Cari Untung, Tebar Ranjau Paku lalu Naikkan Harga Ban Dalam Motor 3 Kali Lipat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Vaksinasi Covid-19 di 3 Kelurahan di Jakut Capai 80 Persen Lebih

Megapolitan
Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Dimasukkan Koper untuk Kelabui Petugas tapi Berhasil Digagalkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.