Imbas Pandemi, 5 Juta Pedagang Pasar Terpaksa Tutup Usaha, Pendapatan Merosot

Kompas.com - 20/07/2021, 09:25 WIB
Sejumlah pedagang menunggu pembeli di lapaknya Pasar Pagi, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (3/7/2021). Menurut Surat Edaran (SE) Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam mendukung pemerintah dengan menerapkan PPKM Darurat pada 3 - 20 Juli mendatang, untuk pasar tradisional toko sembako dan supermarket tetap beroperasi dengan batas waktu hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 persen. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/hp. ANTARA FOTO/Oky LukmansyahSejumlah pedagang menunggu pembeli di lapaknya Pasar Pagi, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (3/7/2021). Menurut Surat Edaran (SE) Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam mendukung pemerintah dengan menerapkan PPKM Darurat pada 3 - 20 Juli mendatang, untuk pasar tradisional toko sembako dan supermarket tetap beroperasi dengan batas waktu hingga pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 persen. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/hp.
Penulis Djati Waluyo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid -19 yang terjadi sejak Maret 2020 membuat keadaan para pedagang pasar kian memprihatinkan dan hampir gulung tikar.

DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) memperkirakan, kondisi tersebut akan makin memburuk dengan diperpanjangnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga akhir Juli 2021.

"Artinya nyaris satu bulan penuh aktivitas ekonomi benar-benar dibatasi dan hal ini memperparah kondisi pedagang pasar," ujar Ketua Bidang Kajian Penelitan & Pengembangan DPP Ikappi Badrussalam dalam keterangannya, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Video Viral Satpol PP Bentak dan Ancam Pemilik Angkringan di Pamulang Saat Lakukan Penertiban

Badrussalam berujar, terdapat sekitar 5 juta pedagang pasar dari 12 juta atau 43 persen pedagang pasar tradisional di berbagai daerah terpaksa tutup akibat sepinya pasar dan minimnya pembeli akibat pandemi.

Sisanya, sekitar 6,7 juta atau 57 persen pedagang pasar masih berdagang.

"Akan tetapi para pedagang ini sudah mengalami penurunan pendapatan sekitar 70-90 persen dari keadaan normal, bahkan ada yang sudah tidak beroperasi sama sekali (tutup)," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pandemi, kata dia, juga berimbas pada kondisi kesehatan para pedagang pasar.

Baca juga: Pendeta di Depok Bangun Dapur Umum, Salurkan 300 Porsi Makan untuk Pasien Covid-19 Isoman Tiap Hari

Terdapat 1.998 kasus pedagang pasar yang dinyatakan positif Covid-19 yang tersebar di 333 pasar, yang sampai saat ini berpotensi bertambah, dan perlu penanganan serius agar tidak memperparah keadaan pedagang pasar.

Untuk itu, Badrussalam memohon dan mengajak para pihak untuk bahu membahu menyelesaikan pandemi, termasuk pemerintah untuk dapat melihat kondisi pedagang dalam menentukan kebijakan.

"Kepada pemerintah kami mohon agar pemberlakukan PPKM darurat perlu dievaluasi secara seksama supaya penerapan aturan ini tidak memperparah kondisi pedagang pasar sebagai penggerak ekonomi semakin sulit dan tak berdaya," ungkapnya.

Baca juga: Pria Bercadar Pakai Hasil PCR Istri agar Lolos Naik Pesawat, Ketahuan Setelah Tiba di Bandara Tujuan

Guna menjaga kesehatan para pedagang pasar dan dalam rangka terciptanya herd immunity, Ikappi bekerja sama dengan Polri telah melaksanakan dan akan menggencarkan vaksinasi bagi pegadang pasar.

"Upaya ini dilakukan agar masyarakat merasa aman saat berbelanja ke pasar," ujarnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.