Kompas.com - 22/07/2021, 19:54 WIB
Ilustrasi sembako. SHUTTERSTOCK/YOGASITAMASIlustrasi sembako.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bantuan sembako kepada warga di permukiman kumuh atau slum area masih terus dilakukan.

Bantuan sembako yang digelar oleh Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan merupakan salah satu upaya kepolisian untuk membantu masyarakat di lingkungan permukiman kumuh yang terdampak PPKM darurat atau yang kini dikenal sebagai PPKM level 4.

Hari ini, Kamis (22/7/2021), bantuan sembako diberikan kepada warga permukiman kumuh Senopati dalam RT 004 RW 02, Senayan, Kebayoran Baru.

Baca juga: Ragam Bansos untuk Warga Bodetabek di Bulan Juli: Dari Bantuan Beras, Subsidi Gaji, sampai BLT UMKM

Adapun jenis bantuan yang diberikan yaitu berupa sembako beras, rendang siap saji, dan masker scuba 3 lapis.

"Bantuan yang diserahkan berupa beras 100 kantong dengan ukuran 5 kilogram dan pemberian rendang siap saji berjumlah 65 bungkus" ungkap Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Febri Isman Jaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sembako beras diberikan secara door to door ke rumah-rumah warga terdampak. Selain warga setempat, bantuan juga diberikan kepada anak yatim piatu dan hafidz Al Quran.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, HIPPI Jakarta: Berat bagi UMKM, Bantuan Modal Diharapkan Cair Tepat Waktu

Adapun rendang siap saji tersebut merupakan kiriman dari Polda Metro Jaya. Rendang tersebut merupakan olahan 8 ton daging sapi yang dimasak oleh 10 rumah makan padang yang terdampak pandemi.

Selain itu, di hari yang sama, pemberian bantuan kepada warga permukiman kumuh juga digelar di tempat berbeda.

Polsek Tebet juga memberikan bantuan sembako di permukiman kumuh di pinggir Sungai Ciliwung, Jalan Manggarai Selatan RW 10, Manggarai.

Bantuan tersebut berupa 50 karung beras berukuran masing-maisng 5 kilogram diberikan kepada warga terdampak tersebut.

"Kami mengimbau agar warga tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak perlu keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak," ungkap Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho dalam keterangan tertulis, Kamis.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Megapolitan
Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Megapolitan
Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Megapolitan
Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Megapolitan
Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X