Kompas.com - 22/07/2021, 22:36 WIB
Ilustrasi vaksin SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin

JAKARTA, KOMPAS.com - Sentra Vaksinasi Kolaborasi kembali digelar di wilayah DKI Jakarta Selatan. Kali ini, vaksinasi dibuka untuk usia 12 tahun ke atas dengan syarat pemegang KTP seluruh Indonesia.

Program vaksinasi ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kesehatan, Pemprov DKI Jakarta, Kepolisian RI, BUMD, BUMN, dan berbagai pihak swasta.

Adapun vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac. Vaksinasi ini diutamakan bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama.

Calon peserta bisa dengan mudah mendaftar melalui aplikasi JAKI dan memilih daftar lokasi dan jadwal yang diinginkan.

Baca juga: Lokasi Vaksinasi Covid-19 Bulan Juli di Bogor, Depok, Tangerang, Tangsel, dan Bekasi

Pada hari vaksinasi, calon peserta wajib membawa kartu vaksinasi dan kartu kendali yang telah dicetak dari aplikasi JAKI, KTP asli atau fotokopi KK (kartu keluarga) bagi peserta usia 12-17 tahun, dan alat tulis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut sejumlah Sentra Vaksinasi Kolaborasi untuk usia 12 tahun ke atas di wilayah Jakarta Selatan beserta kuota untuk pendaftar JAKI.

1. 21-30 Juli 2021, sebanyak 1.800 kuota di PPK1 Klinik Kostrad Jakarta Selatan, Jl. Darma Putra Raya No.18, RT 7 RW 7, Kebayoran Lama.

2. 21-25 Juli 2021 sebanyak 1.000 kuota di Cilandak Town Square Jl. TB Simatupang Kav. 17, RT 6 RW 9, Cilandak.

Baca juga: Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Timur yang Layani Pendaftaran via JAKI

3. 22-24 Juli 2021, sebanyak 1.200 kuota di Gedung SMESCO HIPPINDO, Jakarta Jl. Gatot Subroto Kav. 94, RT.11/RW.3, Pancoran.

4. 22-24 Juli 2021, sebanyak 1.800 kuota di Stasiun MRT Blok A 1.800, Jl. RS Fatmawati 58, Cipete Utara, Kebayoran Baru.

Untuk mengecek ketersedian kuota, calon peserta dapat melihat melalui aplikasi JAKI atau melalui https://corona.jakarta.go.id/id/kuota-vaksinasi-jaki. Jika kuota penuh, calon peserta dipersilakan mencoba di sentra vaksin terdekat lainnya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Megapolitan
Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Megapolitan
Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Megapolitan
Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Megapolitan
Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X