Kompas.com - 24/07/2021, 10:59 WIB
Presiden Joko Widodo saat mengecek ketersediaan obat-obatan Covid-19 di Apotek Villa Duta, Kota Bogor, Jumat (23/7/2021). Dok. Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo saat mengecek ketersediaan obat-obatan Covid-19 di Apotek Villa Duta, Kota Bogor, Jumat (23/7/2021).

BOGOR, KOMPAS.com Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, saat ini persediaan obat antivirus untuk pasien Covid-19 sudah mulai menipis.

Ia telah meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memeriksa stok obat-obatan tersebut ke beberapa apotek.

"Memang persediaan obatnya menipis. Dinkes mau beli juga barangnya enggak ada. Sekarang obat antivirus susah dicari, distributor kosong," kata Bima, saat dikonfirmasi, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Bima mengatakan, pihaknya telah mengajukan pengiriman obat terapi Covid-19 itu ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Setelah pemerintah mengirimkan obat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan segera menyalurkan ke semua fasilitas kesehatan agar masyarakat tidak kesulitan dalam mendapatkannya.

"Kalau dari kita (Pemkot Bogor) akan dikirim ke tiap-tiap puskesmas dan rumah sakit," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke salah satu apotek di wilayah Vila Duta, Kecamatan Bogor Timur, pada Jumat (23/7/2021) sore.

Saat itu, Jokowi menunjukkan secarik kertas yang telah ditulis beberapa obat terapi Covid-19, seperti oseltamivir, gentromicyn, favipiravir, dan multivitamin kepada salah satu apoteker di sana.

Namun, obat yang dicari orang nomor satu di Indonesia itu rupanya tidak ada. Dari informasi yang disampaikan apoteker, obat tersebut sudah hampir satu bulan tidak tersedia.

"Beliau mencari oseltamivir, gentromicyn, favipiravir, dan multivitamin yang sekarang banyak dipakai orang terpapar Covid," kata Herli, seorang apoteker di tempat itu.

"Kebetulan sekarang semuanya tidak ada, Beliau hanya tanya itu saja," tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

Megapolitan
Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Megapolitan
Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Megapolitan
Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Megapolitan
UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Megapolitan
PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

Megapolitan
49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

Megapolitan
Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Megapolitan
Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan, Modusnya Menggantikan PNS yang Dipecat dan Meninggal karena Covid-19

Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan, Modusnya Menggantikan PNS yang Dipecat dan Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.