Pemkot Tangerang Akan Naikkan Jumlah Testing Covid-19 Jadi 4.300 Orang Sehari

Kompas.com - 27/07/2021, 17:20 WIB
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Banten, Selasa (15/6/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALWali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Banten, Selasa (15/6/2021).

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, akan meningkatkan upaya untuk menangani Covid-19. Hal itu berdasarkan arahan Kemendagri (Kemendagri) saat Pemkot Tangerang melakukan rapat koordinasi soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, Selasa (27/7/2021).

Arief mengatakan, salah satu hal yang akan ditingkatkan adalah jumlah testing Covid-19.

Kemendagri menginstruksikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk testing Covid-19 kepada sekitar 4.300 orang setiap hari. Saat ini, setiap hari Pemkot hanya mampu melakukan testing kepada sekitar 3.000 orang.

Baca juga: Pemkot Tangerang Refocusing APBD 10,1 Persen untuk Penanganan Covid-19

"Testing kami ini sehari bisa mencapai 3.000-an, targetnya kan 4.300 kalau dari aturan intruksi Mendagri, mudah-mudahan dalam waktu ke depan bisa kami optimalkan," ujar Arief.

Di satu sisi, Pemkot mampu melakukan tracing Covid-19 hingga 25 keluarga. Berdasarkan instruksi Mendagri, pemerintah cukup melakukan tracing ke 15 keluarga.

Namun, Arief mengaku, pihak keluarga yang menjadi target tracing kerap menolak untuk dilacak. Hal itu menjadi hambatan Pemkot hingga saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Testing serta tracing merupakan dua hal yang penting untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Testing dan tracing dalam rangka memberikan kepastian untuk tegaknya diagnosa. Daripada dia jadi OTG, kemana-mana nularin. Apalagi kalau sudah ada yang komorbid, sudah tua, dan sebagainya," kata dia.

Satu hal lain yang akan dilakukan yakni mengerahkan organisasi perangkat daerah (OPD) yang saat ini tidak menangani Covid-19 untuk terjun secara tidak langsung menangani Covid-19. OPD seperti Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) dan lainnya bakal menangani penanganan Covid-19 non-medis seperti hal administrasi dan lainnya.

Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di rumah sakit rujukan di Kota Tangerang menurun hingga 73 persen usai penerapan PPKM Darurat. Sebelumnya, BOR di 33 RS rujukan mencapai 93 persen.

Selain itu, angka kematian akibat Covid-19 juga menurun hingga menyentuh angka 25 persen. Di satu sisi, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Tangerang meningkat.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.