Sidak Penerima Bansos, Mensos Risma Terima Aduan Pungli Rp 50.000 di Tangerang

Kompas.com - 28/07/2021, 18:05 WIB
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi s Saat Meninjau RS Lapangan Tembak, Kecamatan Bulak, Senin (6/7/2021) KOMPAS.COM/MUCHLISMenteri Sosial RI Tri Rismaharini dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi s Saat Meninjau RS Lapangan Tembak, Kecamatan Bulak, Senin (6/7/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan inspeksi mendadak atau sidak penerima bansos di wilayah Tangerang, Rabu (28/7/2021).

Dalam sidak tersebut, Risma menerima aduan adanya pungutan liar penyaluran bansos. Seorang penerima bansos di Karang Tengah, Kota Tangerang mengaku diminta pungli sebesar Rp 50.000 untuk mendapatkan bansos.

Pembicaraan antara Risma dan korban pungli itu diabadikan dalam sebuah rekaman yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Temukan Pungli Saat Sidak Penyaluran Bansos Tunai, Mensos Risma Bujuk Korban Bocorkan Nama Oknumnya

Warga itu pun merasa takut untuk membeberkan nama oknum yang melakukan pungli itu. Dia takut tidak menerima bansos lagi ketika membeberkan nama oknum tersebut.

Risma kemudian mencecar sejumlah pertanyaan kepada penerima bansos itu agar nama oknum yang melakukan pungli bisa terungkap.

"Oh besok dapat, saya jamin. Ibu saya jamin bisa dapat lagi," ucap Risma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mantan Wali Kota Surabaya itu juga menjamin, korban mendapat perlindungan dari Kepolisian meski membeberkan nama oknum yang melakukan pungli.

"Ini ada Pak Kapolsek, Bareskrim, dampingi saya. Nanti didampingi," kata Risma.

Korban lantas mengatakan, nama oknum yang melakukan pungli sebesar Rp 50.000 itu adalah Maryani. Hingga saat ini, masih belum diketahui siapa oknum bernama Maryani tersebut.

Baca juga: Ingin Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mensos Risma Sidak Penyaluran BST di Kota Tangerang

Halaman:


Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Depok, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Megapolitan
Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Seluruh SMP Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Akan Gelar PTM pada 4 Oktober

Megapolitan
Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Gapura Batas Tangsel-Jakarta Jadi Korban Coretan Vandalisme, Ini Respons Wali Kota Benyamin

Megapolitan
Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Bayi 10 Bulan yang Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang Dijemput Kemensos

Megapolitan
Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Beroperasi sampai Dini Hari dan Gelar Karaoke, Kafe di Blok M Ditutup 7 Hari serta Didenda Rp 50 Juta

Megapolitan
Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Megapolitan
Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Megapolitan
Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.