Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Hari Ini

Kompas.com - 07/08/2021, 12:29 WIB
Petugas menyuntikkan vaksin Moderna kepada tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi COVID-19 dosis ketiga di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar, Bali, Rabu (4/8/2021). Vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk memberikan perlindungan maksimal bagi para tenaga kesehatan yang langsung menangani pasien COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra WibowoPetugas menyuntikkan vaksin Moderna kepada tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi COVID-19 dosis ketiga di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar, Bali, Rabu (4/8/2021). Vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk memberikan perlindungan maksimal bagi para tenaga kesehatan yang langsung menangani pasien COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tangerang mulai disuntik vaksin Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster pada Sabtu (7/8/2021).

"Hari ini Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai vaksinasi ketiga untuk nakes, (total) jumlah (target) 10.238," kata Wali Kota Tangerang Arief S Wismansyah kepada wartawan Sabtu.

Arief berharap seluruh tenaga kesehatan di wilayahnya dapat divaksin dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Jenis vaksin yang digunakan adalah Moderna. Sebanyak 841 vial vaksin Moderna, kata Arief, telah didistribusikan ke fasilitas kesehatan yang ada di Kota Tangerang.

"Vaksinnya Moderna, baru didistribusikan semalam, sekarang kita mulai di seluruh pelayanan kesehatan, ada puskesmas Dinkes dan RS semua sudah didistribusikan," ucap Arief.

Baca juga: Berbagai Kelebihan dan Efek Samping Vaksin Covid-19 Moderna...

Arief mengungkapkan, penyuntikan vaksin dosis tiga ini dilakukan guna meningkatkan efikasi vaksin bagi para nakes selaku garda terakhir penanganan Covid-19.

Sebab, kata Arief, pada Juli sampai Agustus 2021 jumlah nakes yang terinfeksi Covid-19 di Kota Tangerang cukup banyak, mencapai 748.

Sementara, Arief mengaku belum mendapat informasi terkait penyuntikkan dosis ketiga vaksin bagi masyarakat umum.

"Belum diinformasikan, masih fokus dosis satu, dosis dua, (dengan jenis vaksin) Sinovac dan AstraZeneca. Semalam dapat informasi mungkin masyarakat juga bisa dapat Moderna tapi distribusi barangnya belum masuk," kata dia.

Diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi memulai program vaksinasi booster untuk tenaga kesehatan sejak 16 Juli 2021.

Vaksinasi booster atau vaksinasi Covid-19 dosis ketiga dilakukan terhadap tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil Dimulai 2 Agustus, Gunakan Vaksin Pfizer, Moderna, dan Sinovac

Mengutip laman Kemenkes, sebanyak 50 Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) serta sejumlah dokter lainnya mendapatkan kesempatan pertama untuk menerima vaksin booster.

Jenis vaksin yang digunakan untuk vaksin booster adalah vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Moderna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

Megapolitan
12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Megapolitan
Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Megapolitan
Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Megapolitan
2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.