Anies: Data Kematian Terkait Covid-19 di Jakarta Apa Adanya

Kompas.com - 13/08/2021, 14:45 WIB
Pantauan udara makam korban Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (23/7/2021). Pasien yang meninggal dunia bertambah 1.566, sekaligus rekor tertinggi sejak pandemi. Dengan demikian, total kasus kematian Covid-19 tembus 80.598 orang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPantauan udara makam korban Covid-19 di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (23/7/2021). Pasien yang meninggal dunia bertambah 1.566, sekaligus rekor tertinggi sejak pandemi. Dengan demikian, total kasus kematian Covid-19 tembus 80.598 orang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan data kematian akibat virus corona maupun dimakamkan menggunakan protokol COVID-19 dilaporkan secara transparan kepada pihak terkait.

“Kami di DKI Jakarta tidak pernah mengurangi atau mengubah data-data,” kata Anies Baswedan di Jakarta, Jumat (13/8/2021), seperti dikutip Antara.

Menurut dia, data kematian selama pandemi selalu dilaporkan apa adanya. Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), semua data kematian perlu dicatat dan dilaporkan.

Anies menambahkan sejak awal pandemi ketika masih ada keterbatasan kewenangan dan kapasitas pemeriksaan, pihaknya menggunakan data pelayanan pemakanan agar bisa mendeteksi bahwa wabah itu sudah masuk ke Jakarta.

Baca juga: Jakarta Terancam Tenggelam, Anies: Joe Biden Sedang Taubat Paradigmatik

“Prinsip kami di DKI Jakarta dalam menangani semua masalah, termasuk COVID-19, menggunakan ilmu pengetahuan, menggunakan data yang benar dan akurat, serta transparansi data,” ucapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengungkapkan soal data kematian tersebut saat mengunggah melalui akun Instagram pribadinya mengenai penamaan blok pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya menamai blok pemakaman Syuhada untuk warga beragama Islam dan bagi warga yang beragama Kristen dan Katolik, pihaknya berkonsultasi dengan forum kerukunan umat beragama (FKUB) yang mewakili dua agama itu dengan menyampaikan nama Santo Yosef Arimatea.

“Kini blok makam itu terpampang jelas. Biarkan sanak saudara, anak-cucu yang di masa depan, datang untuk berziarah akan menemui nama-nama mulia di tempat peristirahatan terakhir nenek-kakek dan leluhurnya,” ucapnya.

Baca juga: Target Anies Formula E Digelar Juni 2022: Letak Sirkuit Belum Jelas, Studi Kelayakan Belum Final

Anies menjelaskan, penamaan blok makam itu dilakukan sesuai dengan pesan kemuliaan dan bukan diasosiasikan sebagai korban COVID-19 dan bukan sekadar diberi nomor blok.

“Sering kami utarakan bahwa yang baru dikuburkan itu Syahid. Insya Allah dimuliakan dan berada di tempat mulia di sisi Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta yang dihimpun melalui corona.jakarta.go.id, jumlah warga meninggal dunia di DKI Jakarta akibat COVID-19 dan dimakamkan sesuai protokol COVID-19 mencapai 12.908 orang hingga Kamis (12/8).

Adapun persentase tingkat kematian di DKI Jakarta mencapai 1,5 persen dari total kematian di Indonesia mencapai 113.664 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antrean Transjakarta Mengular di Simpang Harmoni Imbas Penyekatan, Penumpang Turun di Jalan

Antrean Transjakarta Mengular di Simpang Harmoni Imbas Penyekatan, Penumpang Turun di Jalan

Megapolitan
Polda Metro Jaya Klaim Berhasil Halau Massa Reuni 212 ke Patung Kuda

Polda Metro Jaya Klaim Berhasil Halau Massa Reuni 212 ke Patung Kuda

Megapolitan
Link Live Streaming Reuni 212 di Sekitar Patung Kuda

Link Live Streaming Reuni 212 di Sekitar Patung Kuda

Megapolitan
Cek Pengamanan Reuni 212, KSAD Dudung: Kami Harap Saudara Tidak Aksi karena Izinnya Tak Ada!

Cek Pengamanan Reuni 212, KSAD Dudung: Kami Harap Saudara Tidak Aksi karena Izinnya Tak Ada!

Megapolitan
Pemuda yang Terjaring Polisi Saat Hendak Ikut Reuni 212 Dibawa ke Polres Tangsel

Pemuda yang Terjaring Polisi Saat Hendak Ikut Reuni 212 Dibawa ke Polres Tangsel

Megapolitan
Jalan Daan Mogot Tangerang Disekat Polisi, Tak Ada Massa Reuni 212 ke Jakarta lewat Sana

Jalan Daan Mogot Tangerang Disekat Polisi, Tak Ada Massa Reuni 212 ke Jakarta lewat Sana

Megapolitan
Dikawal Polisi, Massa Reuni 212 di Jalan MH Thamrin Bergerak ke Arah Tanah Abang

Dikawal Polisi, Massa Reuni 212 di Jalan MH Thamrin Bergerak ke Arah Tanah Abang

Megapolitan
Ketika Jerinx Ditahan Lagi Setelah Setengah Tahun Hirup Udara Bebas...

Ketika Jerinx Ditahan Lagi Setelah Setengah Tahun Hirup Udara Bebas...

Megapolitan
Daftar Kereta Jarak Jauh yang Berhenti di Stasiun Jatinegara Imbas Penutupan Kawasan Gambir

Daftar Kereta Jarak Jauh yang Berhenti di Stasiun Jatinegara Imbas Penutupan Kawasan Gambir

Megapolitan
Jalan Disekat, Massa Peserta Reuni 212 Diputar Balik ke Arah Tanah Abang

Jalan Disekat, Massa Peserta Reuni 212 Diputar Balik ke Arah Tanah Abang

Megapolitan
Jalan Menuju Patung Kuda Disekat Polisi, Massa Reuni 212 Kumpul di Perempatan MH Thamrin

Jalan Menuju Patung Kuda Disekat Polisi, Massa Reuni 212 Kumpul di Perempatan MH Thamrin

Megapolitan
Ruas Jalan yang Disekat di Jabodetabek untuk Antisipasi Kerumunan Reuni 212

Ruas Jalan yang Disekat di Jabodetabek untuk Antisipasi Kerumunan Reuni 212

Megapolitan
Jalan Juanda Sempat Ditutup, Simpang Harmoni Macet Parah

Jalan Juanda Sempat Ditutup, Simpang Harmoni Macet Parah

Megapolitan
Massa Peserta Reuni 212 Disekat di Jalan Haji Agus Salim, Datang Spontan dan Tak Koordinasi dengan Panitia

Massa Peserta Reuni 212 Disekat di Jalan Haji Agus Salim, Datang Spontan dan Tak Koordinasi dengan Panitia

Megapolitan
Patroli di Jalan Menteng, Polisi Minta Massa Reuni 212 untuk Pulang

Patroli di Jalan Menteng, Polisi Minta Massa Reuni 212 untuk Pulang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.