22.661 Keluarga di Kota Tangerang Telah Terima Bansos Beras dari Bulog

Kompas.com - 19/08/2021, 09:16 WIB
Tim dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan dan kualitas beras bantuan PPKM, Rabu (18/8/2021). DOK.Perum BulogTim dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan dan kualitas beras bantuan PPKM, Rabu (18/8/2021).
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Kantor Pos Tangerang mencatat, ada 22.661 keluarga penerima manfat (KPM) bantuan pangan non-tunai (BPNT) berupa beras dari Bulog per 17 Agustus 2021.

Kepala Kantor Pos Tangerang Mohamad Sarip menyatakan, dengan jumlah tersebut, capaian penyaluran BPNT di Kota Tangerang telah mencapai 94,20 persen.

Adapun total keluarga yang terdaftar sebagai penerima BPNT berjumlah 24.051 KPM.

"Sampai 17 Agustus, dari alokasi 24.051 KPM, yang terealisasi (telah menerima) ada 22.661 KPM, sehingga pencapaiannya sebesar 94,20 persen," papar Sarip melalui pesan singkat, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: 2.851 Nakes di Tangsel Sudah Disuntik Vaksin Booster

Sarip menyebutkan, penyaluran beras sebanyak 10 kilogram untuk setiap KPM itu dilakukan oleh komunitas-komunitas mikro di kantor kelurahan yang ada di Kota Tangerang.

Skema penyaluran itu juga digunakan oleh Kantor Pos Tangerang saat menyalurkan bantuan sosial tunai (BST).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sama dengan penyaluran BST, penyaluran dengan dibantu oleh komunitas-komunitas kecil di kelurahan," ucapnya.

Dia mengungkapkan, sisa beras yang belum tersalurkan untuk 1.390 KPM terhambat oleh beberapa hal, yakni KPM telah meninggal, tidak dikenal, serta pindah kediaman.

Baca juga: UPDATE 18 Agustus: Tambah 36 Kasus di Kota Tangerang, 1.241 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Dengan demikian, pihaknya menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk kembali menyalurkan beras tersebut.

Untuk beras yang telah disalurkan, berdasarkan catatan, penerima paling banyak di Kota Tangerang merupakan keluarga di Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Neglasari.

"Paling banyak penerima di Karawaci dan Neglasari. Masing-masing wilayah, jumlah penerimanya ada sekitar 3.000 KPM," ucap Sarip.

Kantor Pos Tangerang sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan berupa beras kepada penerima program keluarga harapan (PKH) dan penerima bantuan sosial tunai (BST).

Tercatat, ada sekitar 191.433 KPM penerima PKH yang juga telah mendapatkan 10 kilogram beras setiap keluarganya per 11 Agustus 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Persiapan Hadapi Lonjakan Kasus, RSUD Cengkareng: Kamar dan Alat Siap

Megapolitan
UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

UMK Bekasi Naik Rp 33.000, Wali Kota Pepen: Kita Patut Bersyukur

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Anggota DPRD: Direksi Harus Dicopot!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.