Uji Coba Pembukaan Mal, Asosiasi Sebut Jumlah Pengunjung Masih Landai

Kompas.com - 22/08/2021, 23:07 WIB
Pengunjung berjalan di dalam Pusat Perbelanjaan Istana Plaza Bandung, Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/8/2021). Pemerintah Kota Bandung kembali membuka 23 Mal atau pusat perbelanjaan Kota Bandung dan izin Dine In untuk Kafe dan Resto dengan pemberlakuan bukti sertifikat vaksinasi COVID-19 bagi pengunjung serta penerapan protokol kesehatan. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc. ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBIPengunjung berjalan di dalam Pusat Perbelanjaan Istana Plaza Bandung, Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/8/2021). Pemerintah Kota Bandung kembali membuka 23 Mal atau pusat perbelanjaan Kota Bandung dan izin Dine In untuk Kafe dan Resto dengan pemberlakuan bukti sertifikat vaksinasi COVID-19 bagi pengunjung serta penerapan protokol kesehatan. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc.
Penulis Djati Waluyo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menilai bahwa antusiasme warga masih belum optimal saat uji coba pembukaan pusat perbelanjaan di Jakarta.

"Antusiasme masyarakat masih landai saja," ujar Alphonzus ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (22/8/2021).

Alphonzus menyatakan, hal tersebut sangat dimaklumi, karena masyarakat memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan pemberlakuan wajib vaksinasi.

Baca juga: Kaji Penerapan Tilang Ganjil-Genap Jakarta, Polisi Tunggu Perkembangan PPKM Level 4

Adapun, untuk bisa masuk ke dalam mal dan pusat perbelanjaan membutuhkan kartu vaksin yang diakses melalui aplikasi Peduli Lindungi.

"Masyarakat tentunya memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan pemberlakuan wajib vaksinasi, namun semakin hari masyarakat semakin terbiasa dengan protokol kesehatan yang baru tersebut," ujar dia.

Meski begitu, pihaknya tidak menemukan kendala yang berarti saat uji coba pembukaan pusat perbelanjaan.

Ia mengungkapakan, semuanya relatif berjalan dengan lancar dan baik.

Dengan adanya ujicoba pembukaan mal tentunya diharapkan mampu dengan segera menggerakan ekonomi nasional.

"Diharapkan perekonomian dapat segera bergerak kembali yang relatif terhenti sudah selama lebih dari tujuh minggu," ujarnya.

Baca juga: PPKM Level 2-4 Berakhir Besok, Akankah Diperpanjang? Simak Arahan Jokowi Berikut Ini

Kebijakan ini merupakan pelaksanaan dari aturan baru PPKM Level 2 hingga 4 yang diperpanjang pemerintah.

Sejak 16 Agustus 2021, mal yang ada di empat daerah sudah dibuka untuk uji coba. Keempat daerah itu adalah Jakarta, Kota Bandung, Kota Semarang, dan Kota Surabaya.

Keputusan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir 60-70 Cm di Jalan Letjend R Suprapto, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Banjir 60-70 Cm di Jalan Letjend R Suprapto, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Megapolitan
19 Titik di Jakarta Terendam Banjir, Termasuk Jalan Depan Monas

19 Titik di Jakarta Terendam Banjir, Termasuk Jalan Depan Monas

Megapolitan
Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Jakarta Utara Terendam Banjir

Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Jakarta Utara Terendam Banjir

Megapolitan
Jalan Ahmad Yani Pulogadung Terendam Banjir Setinggi 50 Sentimeter, Arus Lalu Lintas Tersendat

Jalan Ahmad Yani Pulogadung Terendam Banjir Setinggi 50 Sentimeter, Arus Lalu Lintas Tersendat

Megapolitan
Aksi Curanmor yang Diduga Dilakukan Pasangan Suami Istri di Bekasi Terekam CCTV

Aksi Curanmor yang Diduga Dilakukan Pasangan Suami Istri di Bekasi Terekam CCTV

Megapolitan
Wagub DKI Benarkan Kasus Probable Omicron Ditemukan di Satu Sekolah di Jakarta Timur

Wagub DKI Benarkan Kasus Probable Omicron Ditemukan di Satu Sekolah di Jakarta Timur

Megapolitan
Jalan Bungur Raya Terendam Banjir 20 Cm, Arus Lalu Lintas Tersendat

Jalan Bungur Raya Terendam Banjir 20 Cm, Arus Lalu Lintas Tersendat

Megapolitan
Polisi Buru 4 Pelaku Pengeroyokan TNI AD, Satu di Antaranya Diduga Tusuk Korban hingga Tewas

Polisi Buru 4 Pelaku Pengeroyokan TNI AD, Satu di Antaranya Diduga Tusuk Korban hingga Tewas

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Satu Orang Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Polisi Kembali Amankan Satu Orang Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Megapolitan
Akibat Hujan Deras, 19 Lokasi di Jakarta Terendam Banjir

Akibat Hujan Deras, 19 Lokasi di Jakarta Terendam Banjir

Megapolitan
Mertua Majelis Hakim Meninggal, Sidang Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Ditunda

Mertua Majelis Hakim Meninggal, Sidang Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Ditunda

Megapolitan
Satu Sekolah di Jakarta Utara Tutup akibat Covid-19

Satu Sekolah di Jakarta Utara Tutup akibat Covid-19

Megapolitan
67 Kasus Covid-19 Ditemukan di Sekolah, Anies Diminta Evaluasi Menyeluruh PTM 100 Persen

67 Kasus Covid-19 Ditemukan di Sekolah, Anies Diminta Evaluasi Menyeluruh PTM 100 Persen

Megapolitan
Ratusan Ribu Gram Narkoba Dimusnahkan, Polisi Klaim Selamatkan Jutaan Jiwa

Ratusan Ribu Gram Narkoba Dimusnahkan, Polisi Klaim Selamatkan Jutaan Jiwa

Megapolitan
PKS Ingatkan Anies soal Covid-19 di Jakarta: Jangan Sampai Kondisi Terburuk Terulang, Segera Evaluasi

PKS Ingatkan Anies soal Covid-19 di Jakarta: Jangan Sampai Kondisi Terburuk Terulang, Segera Evaluasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.