Kompas.com - 23/08/2021, 14:33 WIB
Lokasi penemuan benda mencurigakan di Kampung Caman Baru, Bekasi Barat. TRIBUN JAKARTA/YUSUF BACHTIARLokasi penemuan benda mencurigakan di Kampung Caman Baru, Bekasi Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya memastikan, benda mencurigakan menyerupai bom yang ditemukan di dalam tong sampah di Kawasan Jakasampurna, Bekasi, Jawa Barat, Senin (23/8/2021), tidak mengandung bahan peledak.

"Jadi keterangan sekarang awal ini adalah bahwa memang menyerupai (bom), tetapi tidak ada alat pemicunya (bahan peledak), cuma kabel-kabel saja," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Senin.

Baca juga: Benda Mencurigakan Diduga Bom Ditemukan di Bekasi, Polisi Terjunkan Tim Gegana

Yusri mengatakan, benda tersebut dipastikan tidak mengandung bahan peledak setelah diperiksa oleh tim gegana. Benda mencurigakan tersebut kemudian dimusnahkan.

"Itu sudah diolah TKP dari Brimob, dari teman-teman gegana, kemudian secara SOP juga kami lakukan disposal (dimusnahkan) setelah dilakukan penyelidikan, pengecekan," kata Yusri.

Benda mencurigakan diduga bom itu ditemukan di dalam tong sampah di Jalan Caman Raya, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.

Baca juga: Temuan Benda Mencurigakan di Bekasi, Polisi: Serupa Bom tapi Bukan Bahan Peledak, Dummy

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, terlihat ada tiga orang membuang benda mencurigakan tersebut.

Mereka menggunakan sepeda motor matic berwarna hitam dan memakai masker bermotif tengkorak.

"Salah seorang pengendara kendaraan roda dua menggunakan sorban yang dililitkan di leher membuang sesuatu benda ke tempat tong sampah warna biru. Setelah membuang sesuatu benda, selanjutnya ketiga orang tersebut meninggalkan lokasi ke arah Jalan KH Noer Ali Kalimalang," ujar dia.

Benda diduga bom itu ditemukan warga di tong sampah pada pukul 09.00 WIB. Area di sekitar lokasi langsung disterilkan. Tong sampah biru itu dipasang tanda garis polisi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

1.317 Pelajar di Jaksel Rekam Data e-KTP, Bakal Dicetak Saat Mereka Berusia 17 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Polda Metro Jaya Tangkap Artis Peran Berinisial JS Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kebakaran di Tambora yang Tewaskan 5 Orang

Megapolitan
Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Polisi Sebut 5 Orang Tewas karena Terjebak dalam Kebakaran di Tambora

Megapolitan
Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Polda Metro Jaya Akan Tertibkan Atribut Ormas di Semua Wilayah

Megapolitan
Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Pedagang Kalideres Mengaku Rugi hingga Rp 300 Juta karena Kebakaran, Hanya Ditawari Uang Kerahiman Rp 5.000.000

Megapolitan
Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Dituding Minta Uang Cabut Laporan, Adam Deni Laporkan Kuasa Hukum Jerinx

Megapolitan
Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Kekecewaan Buruh Terhadap Anies: Sebelumnya Duduk Bareng, Kini Tak Ditemui

Megapolitan
4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas di Serpong

Megapolitan
Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Lintasi Jalan Bergelombang, Mobil Boks Terguling di Pondok Indah

Megapolitan
Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Sepanjang 2021, Jumlah Penumpang KRL Capai Angka Tertinggi pada November

Megapolitan
Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Duduk Perkara Pemkab Bekasi Beri Info Keliru soal Warga Terpapar Omicron

Megapolitan
Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Fakta Soal Varian Omicron di Jakarta, Belum Ditemukan dan Kabar yang Sebelumnya Beredar Keliru

Megapolitan
RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

RS Polri Identifikasi 5 Korban Tewas Kebakaran di Tambora lewat DNA

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus Diaspal, Kontraktor: Itu Inisiatif Kami, Bukan Program Pemerintah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.