Puslabfor Ambil Sampel Pipa Gas Terkait Peristiwa Ledakan di Mal Margo City

Kompas.com - 23/08/2021, 15:53 WIB
Plafon Margo City runtuh, sebabkan 4 orang luka-luka. Sumber: Damkar Kota Depok Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARIPlafon Margo City runtuh, sebabkan 4 orang luka-luka. Sumber: Damkar Kota Depok

DEPOK, KOMPAS.com - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dijadwalkan untuk mengambil sampel instalasi pipa gas di Mal Margo City, Depok, Jawa Barat, Senin (23/8/2021).

Pengambilan sampel dilakukan untuk penelitian lanjutan guna memastikan penyebab terjadinya ledakan di sayap kanan mal itu yang mengakibatkan atap dan tembok kanan mal ambruk pada Sabtu pekan lalu.

"Hari ini akan ada pemotongan pipa yang kemungkinan di situ sumber bocornya. Karena katanya kebocoran mikro," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno kepada wartawan pada Senin ini.

Baca juga: Fakta Kebocoran Pipa Gas hingga Ledakan di Margo City yang Tewaskan Satu Orang

"Ada pemotongan dari tim. Nanti dibawa ke Puslabfor untuk diperiksa dan itu membutuhkan waktu minimal tujuh hari untuk hasil pemeriksaan dari Puslabfor," tambahnya.

Yogen menyebutkan, dugaan sejauh ini kebocoran pipa gas tersebut menyebabkan plafon mal runtuh, lalu mengakibatkan tembok jebol dan lift barang anjlok. Artinya, peristiwa pada Sabtu lalu itu merupakan hasil dari rangkaian insiden yang berkaitan satu sama lain.

Polisi belum dapat memastikan apakah ada api yang menyambar ketika peristiwa itu terjadi dan merusak gerai Marugame Udon, meskipun sejumlah korban dilarikan ke rumah sakit dengan luka bakar 22-27 persen pada sore itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari pihak labfor menyatakan memang tidak ditemukan adanya jelaga, atau ada sedikit tapi dari daerah dapur," kata Yogen.

"Tapi memang mungkin hawa panas yang disebabkan oleh gas itu yang menyebabkan beberapa menjadi agak luka melepuh atau luka bakar. Tidak tahu kalau yang di dapur atau di Marugame Udon, mungkin saja sedang memasak kemudian ada tekanan gas," imbuhnya.

Peristiwa pada Sabtu lalu itu menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 10 orang luka termasuk seorang ibu hamil. Saat ini, tersisa 4 korban yang masih harus menjadi perawatan di RS Bunda Margonda, Depok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Sopir Transjakarta Lupa Tarik Rem Tangan Saat Hendak ke Toilet, Polisi: Bus Berjalan Sendiri lalu Tabrak Tembok

Megapolitan
Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Wali Kota Pepen Pastikan Omicron Belum Masuk Bekasi

Megapolitan
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kalideres Demo ke Pemprov dan DPRD DKI, Minta Ganti Rugi

Megapolitan
Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Bus Transjakarta Tabrak Tembok karena Sopir Lupa Tarik Rem Tangan

Megapolitan
Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Sopir Transjakarta Disebut Tak Perhatikan Keselamatan Pengguna Jalan Lain, “Mau Main Nabrak Aja”

Megapolitan
Ketua MPC PP Depok Sebut Junimart Girsang Tak Tahu Sejarah Pemuda Pancasila

Ketua MPC PP Depok Sebut Junimart Girsang Tak Tahu Sejarah Pemuda Pancasila

Megapolitan
Ayu Thalia Diperiksa Hari Ini atas Laporan Nicholas Sean soal Pencemaran Nama Baik

Ayu Thalia Diperiksa Hari Ini atas Laporan Nicholas Sean soal Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Warteg di Ancol Tetap Buka dan Ramai Pembeli meski Terendam Banjir Rob

Warteg di Ancol Tetap Buka dan Ramai Pembeli meski Terendam Banjir Rob

Megapolitan
Kendaraan yang Dijaganya Diderek, Juru Parkir di Matraman Adu Mulut dengan Dishub

Kendaraan yang Dijaganya Diderek, Juru Parkir di Matraman Adu Mulut dengan Dishub

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta Paling Banyak Disebabkan Bus Menabrak

Kecelakaan Transjakarta Paling Banyak Disebabkan Bus Menabrak

Megapolitan
Ditinggal Sopir ke Toilet, Bus Transjakarta Tabrak Tembok di Halte Puri Beta 2

Ditinggal Sopir ke Toilet, Bus Transjakarta Tabrak Tembok di Halte Puri Beta 2

Megapolitan
Hari Pertama Mogok Kerja di Kota Tangerang, Buruh 'Sweeping' Sejumlah Perusahaan

Hari Pertama Mogok Kerja di Kota Tangerang, Buruh "Sweeping" Sejumlah Perusahaan

Megapolitan
Dirut Sebut Ada 502 Kecelakaan Bus Transjakarta pada Januari-Oktober 2021

Dirut Sebut Ada 502 Kecelakaan Bus Transjakarta pada Januari-Oktober 2021

Megapolitan
Masih Butuh Bukti dan Saksi, Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kebakaran Gedung Cyber

Masih Butuh Bukti dan Saksi, Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kebakaran Gedung Cyber

Megapolitan
Demo di Gedung DPRD, Ormas PP Depok Tuntut Junimart Girsang Dipecat dari DPR

Demo di Gedung DPRD, Ormas PP Depok Tuntut Junimart Girsang Dipecat dari DPR

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.