Kompas.com - 23/08/2021, 19:21 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (kanan), bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan (kiri) saat ditemui di Gedung DPRD Tangerang Selatan, Senin (21/6/2021). KOMPAS.com/ Tria SutrisnaWali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (kanan), bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan (kiri) saat ditemui di Gedung DPRD Tangerang Selatan, Senin (21/6/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengaku ragu pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayahnya akan turun ke level 3 pada perpanjangan selanjutnya.

Alasannya, positivity rate terkait Covid-19 di Tangerang Selatan hingga saat ini masih di atas 5 persen. Sementara untuk bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan sudah berada di angka 45 persen.

"Semua angka indikator Covid-19 sudah turun kecuali positivity rate, kita (Tangsel) masih di atas 5 persen. Di atas standar WHO (World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia)," ujar Benyamin kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Baca juga: UPDATE 22 Agustus: Bertambah 49 Kasus Covid-19 di Tangsel, Total 1.099 Pasien Masih Dirawat

Saat ini, lanjut Benyamin, pihaknya masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait perpanjangan PPKM level 4 di Tangerang Selatan, yang berakhir hari ini.

Benyamin berharap pemerintah pusat dapat memberikan sejumlah kelonggaran aktivitas masyarakat, walaupun PPKM level 4 di Tangerang Selatan kembali diperpanjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Makanya saya sih berharap turun level ya. Tapi dengan masih positivity rate masih 5 persen ya 50-50 deh, antara masih level 4 atau sudah turun," kata Benyamin.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Putuskan Beberapa Daerah Turun Level PPKM hingga 30 Agustus

"Tapi walaupun misalnya masih level 4 saya berharap nanti Menteri Dalam Negeri akan ada pelonggaran-pelonggaran," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, PPKM baik di Jawa-Bali maupun di luar Jawa-Bali berakhir hari ini, Senin (23/8/2021).

Oleh karena itu, pemerintah akan mengumumkan kembali nasib PPKM malam ini.

Pengumuman ini akan menjadi sikap pemerintah apakah akan melanjutkan atau menghentikan kebijakan PPKM di Jawa-Bali maupun di luar Jawa-Bali.

Pengumuman rencananya akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba, Sita 3.000 Butir Ekstasi dan 336 Gram Ganja

Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba, Sita 3.000 Butir Ekstasi dan 336 Gram Ganja

Megapolitan
Senangnya Anak SD di Kota Tangerang Kembali ke Sekolah Setelah Dua Tahun Belajar Online

Senangnya Anak SD di Kota Tangerang Kembali ke Sekolah Setelah Dua Tahun Belajar Online

Megapolitan
Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Megapolitan
Pagi yang Menghebohkan di Cawang Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Pagi yang Menghebohkan di Cawang Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Megapolitan
Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Megapolitan
Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Megapolitan
Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Megapolitan
WN Nigeria Tersangka Kasus Penipuan Modus Jual Black Dollar Mengaku Sudah 3 Tahun di Indonesia

WN Nigeria Tersangka Kasus Penipuan Modus Jual Black Dollar Mengaku Sudah 3 Tahun di Indonesia

Megapolitan
Saat Transjakarta dan LRT Jabodebek Alami Kecelakaan pada Hari yang Sama...

Saat Transjakarta dan LRT Jabodebek Alami Kecelakaan pada Hari yang Sama...

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tambah 3 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 25 Oktober: Tambah 3 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok Disertai Ujaran Kebencian Massa, Polisi Diminta Turun Tangan

Penyegelan Ulang Masjid Ahmadiyah Depok Disertai Ujaran Kebencian Massa, Polisi Diminta Turun Tangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan hingga Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan hingga Malam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.