Kompas.com - 24/08/2021, 16:33 WIB
Rusunami Setraland Cengkareng yang dapat dibeli dengan Down Payment (DP) Rp 0. Kompas.com/Sonya Teresa Rusunami Setraland Cengkareng yang dapat dibeli dengan Down Payment (DP) Rp 0.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga Selasa (24/8/2021), masih ada 32 unit dari total 132 unit rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan down payment (DP) Rp 0 di Cengkareng, Jakarta Barat.

Unit-unit rusunami itu ada di Tower Bunaken, Sentraland Cengkareng, Jalan Boulevard, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

"Dari total 64 (jumlah unit awal) sudah terhuni. Kemudian terdapat tambahan komitmen 30 unit. Saat ini sisa 2, lalu dapat tambahan lagi 30 unit. Total 124 unit, tersisa 32 unit," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko, saat dihubungi Selasa.

Baca juga: Kualitas Air di Rusunami DP Rp 0 Cengkareng Jakarta Barat Memburuk

Sarjoko menambahkan, 32 unit yang masih tersedia merupakan jenis hunian studio dengan total luas 22,30 meter persegi. Harga per unit Rp 198 juta. Tenor atau jangka waktu pinjaman bervariasi mulai lima sampai 20 tahun.

"Untuk pendaftaran bisa online via aplikasi pendaftaran DP 0 rupiah atau via website: pendaftarandpnol.jakarta.go.id," ujar Sarjoko.

Pemprov Provinsi DKI Jakarta sebelumnya membuka 30 hunian tambahan DP Rp 0 di Apartemen Sentraland Cengkareng, Jakarta Barat. Informasi tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Instagram pribadinya pada Selasa pekan lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Salam SAMAWA, kabar gembira ini datang dari hunian DP Nol di Sentraland Cengkareng Jakarta Barat. Kini hunian DP Nol di Sentraland Cengkareng Jakarta Barat membuka kembali 30 unit tambahan untuk tipe studio," tulis Anies.

Syarat yang harus dipenuhi untuk memiliki rusunami di Sentraland Cengkareng adalah:

  1. Warga DKI Jakarta yg memiliki e-KTP dan KK DKI Jakarta
  2. Belum memiliki rumah
  3. Tidak sedang menerima bantuan subsidi perumahan
  4. Memiliki surat nikah jika sudah menikah
  5. Memiliki NPWP
  6. Penghasilan rumah tangga perbulan maksimal 14.8 juta
  7. Memenuhi syarat kredit sesuai aturan perbankan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Megapolitan
Saat PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, tapi Anies Terlanjur Teken Kepgub

Saat PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, tapi Anies Terlanjur Teken Kepgub

Megapolitan
Rekonstruksi Trotoar di Sekitar Puspemkot Tangerang Habiskan Rp 3 Miliar

Rekonstruksi Trotoar di Sekitar Puspemkot Tangerang Habiskan Rp 3 Miliar

Megapolitan
Polisi: Warga yang Dibuntuti Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro adalah Pegawai Pemprov DKI

Polisi: Warga yang Dibuntuti Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro adalah Pegawai Pemprov DKI

Megapolitan
Kasus Pencemaran Nama Baik Iwan Fals Dilimpahkan ke Polres Metro Depok

Kasus Pencemaran Nama Baik Iwan Fals Dilimpahkan ke Polres Metro Depok

Megapolitan
Sejumlah Lampu Jalan di Jakarta Selatan Mati, Ada yang Sudah Padam 9 Hari

Sejumlah Lampu Jalan di Jakarta Selatan Mati, Ada yang Sudah Padam 9 Hari

Megapolitan
Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah, Berawal dari Bubarkan Aksi Balap Liar

Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah, Berawal dari Bubarkan Aksi Balap Liar

Megapolitan
Bus Transjakarta Kecelakaan Terus, KNKT Mulai Investigasi 4 Hal

Bus Transjakarta Kecelakaan Terus, KNKT Mulai Investigasi 4 Hal

Megapolitan
Warga Tewas Tertabrak Busnya, PT Transjakarta: Korban Menyeberang Tiba-tiba lewat Sela Pagar

Warga Tewas Tertabrak Busnya, PT Transjakarta: Korban Menyeberang Tiba-tiba lewat Sela Pagar

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Buntuti Orang dengan Dalih Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Buntuti Orang dengan Dalih Investigasi

Megapolitan
Bendera hingga Posko Ormas di Kecamatan Kembangan Ditertibkan

Bendera hingga Posko Ormas di Kecamatan Kembangan Ditertibkan

Megapolitan
Serikat Pekerja Transjakarta: Layanan Menurun karena Perusahaan Utamakan Profit daripada SDM

Serikat Pekerja Transjakarta: Layanan Menurun karena Perusahaan Utamakan Profit daripada SDM

Megapolitan
Ganjil Genap Depok, Polisi Klaim Kemacetan di Jalan Margonda Raya Berkurang

Ganjil Genap Depok, Polisi Klaim Kemacetan di Jalan Margonda Raya Berkurang

Megapolitan
Pengusaha Pusat Perbelanjaan Sebut Pelonggaran PPKM Bawa Tren Positif

Pengusaha Pusat Perbelanjaan Sebut Pelonggaran PPKM Bawa Tren Positif

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dibatalkan, Pengusaha Mal Janji Tiadakan Acara yang Timbulkan Kerumunan

PPKM Level 3 Saat Nataru Dibatalkan, Pengusaha Mal Janji Tiadakan Acara yang Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.