Kompas.com - 24/08/2021, 17:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi membeberkan alasan memberlakukan aturan ganjil genap pada tiga ruas jalan saat perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Jakarta.

Ketiga ruas jalan yang diberlakukan ganjil genap, yakni di Jalan Sudirman, Thamrin, dan Rasuna Said.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, ganjil genap diberlakukan lantaran ketiga kawasan tersebut umumnya merupakan wilayah perkantoran.

"Di mana pada masa PPKM level 3 juga masih diberlakukan ketentuan esensial dam krtikal work from home (WFH), work from office (WFO) ada yang 50 persen," ucap Sambodo dalam keterangannya, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: PPKM Level 3 Jakarta, Ganjil Genap Kini Hanya Diberlakukan di 3 Ruas Jalan, Ini Daftarnya

Dengan demikian, lanjut Sambodo, ketiga ruas jalan tersebut diperlukan aturan ganjil genap untuk membatasi mobilitas masyarkat saat PPKM Level 3.

"Perlu kita adakan pembatasan kegiatan masyarakat, pembatasan mobilitas dengan menggunakan metode ganjil genap," ucap Sambodo.

Sebelumnya, Ditlantas memastikan tetap memberlakukan aturan ganjil genap sebagai pengganti penyekatan untuk menekan mobilitas masyarakat di Jakarta.

Hanya saja, semula aturan ganjil genap yang diberlakukan pada delapan titik jalan kini menjadi tiga ruas jalan di Jakarta.

Baca juga: Polisi Pertimbangkan Sanksi Tilang bagi Pelanggar Ganjil Genap Saat PPKM Level 3

"Ganjil genap yang tadinya delapan, satu minggu ke depan mulai tanggal 26 sampai 30 Agustus 2021 kita akan berlakukan jadi 3 kawasan," ujar Sambodo.

Sambodo mengatakan, mengenai waktu penerapan ganjil genap yang akan diberlakukan masih sama dengan sebelumnya yakni mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB.

Adapun kendaraan yang dikecualikan atau diperbolehkan melintas pun sama yakni sepeda motor, kendaraan pelat kuning, kendaraan pelat merah, dan kendaraan TNI dan Polri.

"Kendaraan pelat hitam ini yang dikecualikan para wartawan, tenaga kesehatan, dokter atay tenaga kesehatan. Selain itu diberlakukan ganjil genap," ucap Sambodo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Kebijakan Kontroversial Pemkot Depok, dari Relokasi SDN Pondok Cina 1 hingga Pemasangan 'Barcode' Pohon

Sederet Kebijakan Kontroversial Pemkot Depok, dari Relokasi SDN Pondok Cina 1 hingga Pemasangan "Barcode" Pohon

Megapolitan
Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Kampung Susun Bayam dan Model Penataan Kampung

Megapolitan
Berburu Diskon di Mal Kelapa Gading Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Berburu Diskon di Mal Kelapa Gading Jelang Natal dan Tahun Baru 2023

Megapolitan
Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Jakarta, BMKG: Seluruh Wilayah DKI Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Hari

Megapolitan
Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Dangdut Akan Didaftarkan Jadi Warisan Tak Benda, Rhoma Irama: Suatu Kebanggaan Buat Kami

Megapolitan
Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Polisi Ungkap Motif dan Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Jumat Besok

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

[POPULER JABODETABEK] Apa Itu Buli-buli yang ada di TKP Sekeluarga Tewas di Kalideres? | Tumbangnya Kejayaan Mal Jakarta | Fakta Baru Balita Tewas di Tangan Pacar Ibu

Megapolitan
Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Dishub Minta Dinkes Cek Kesehatan Pramudi Jelang Libur Akhir Tahun, Sopir AKAP: Biar Enggak Sakit di Jalan

Megapolitan
Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser dan Festival Musik Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

4 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Depok

Megapolitan
Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Rute Transjakarta 5B Stasiun Tebet-BNN

Megapolitan
Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Jadwal Konser K-pop dan Fan Meeting Tahun 2023 di Jakarta

Megapolitan
7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

Megapolitan
Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Megapolitan
Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.