Kompas.com - 25/08/2021, 09:00 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi
Penulis Ihsanuddin
|

Indramayu yang sehari-harinya bekerja sebagai pengendara ojek itu meninggal dunia pada pagi harinya.

Polisi sebenarnya sudah menangkap S dan AA, dua orang yang diduga melakukan penyerangan terhadap Indramayu.

Meski demikian, penangkapan itu tak lantas membuat rekan-rekan Indramayu menahan diri untuk melakukan aksi balasan.

Warga halangi petugas

Meski tiga dalang tawuran telah ditangkap, polisi menduga masih ada provokator lain yang masih berkeliaran.

Saat ini polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memburu pelaku lainnya.

Kapolsek Edison berharap, penangkapan para provokator ini bisa mencegah aksi tawuran berulang.

"Seperti waktu kemarin tawuran di Kramat Sentiong sudah kita amankan berapa orang, sementara ini enggak terjadi tawuran lagi," katanya.

Baca juga: Polisi Sebut Warga Johar Baru Kerap Halangi Petugas Bubarkan Tawuran

Selain itu, polisi juga berharap kerjabsama warga dalam mencegah dan menindak aksi tawuran yang kerap kali terjadi di Johar Baru.

Meski pada kenyataanya, warga justru sering kali menutup jalan menuju akses tawuran sehingga gerak petugas kepolisian terhambat.

"Warga kebanyakan lebih memilih menonton dan menutup jalan dalam mendukung tawuran antarwarga," kata Edison.

Ini juga terjadi pada aksi tawuran hari Minggu lalu. Akibat akses petugas terhalangi, seluruh pelaku tawuran dengan mudah kabur meninggalkan lokasi.

"Warga sengaja menutup jalan untuk tawuran. Warga menghalau petugas yang mau masuk karena memblokade jalan. Harusnya warga membubarkan," kata Kanit Reskrim Polsek Johar Baru AKP Suprayogo.

Polisi berharap kedepannya warga tak lagi menutup akses ke lokasi tawuran. Sebaliknya, warga diminta untuk segera melapor jika tawuran kembali terjadi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Megapolitan
Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi: Pelaku Bilang 'Saya Tahu Risikonya'

Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan di Jatisampurna, Polisi: Pelaku Bilang "Saya Tahu Risikonya"

Megapolitan
Akibat Hujan Deras, Pohon Tumbang di Duren Sawit hingga Timpa Kabel Internet

Akibat Hujan Deras, Pohon Tumbang di Duren Sawit hingga Timpa Kabel Internet

Megapolitan
Pembunuhan di Jatisampurna Direncanakan, Pelaku Siapkan Baju Ganti untuk Hilangkan Jejak Darah Korban

Pembunuhan di Jatisampurna Direncanakan, Pelaku Siapkan Baju Ganti untuk Hilangkan Jejak Darah Korban

Megapolitan
Ditemukan Dua Kasus Suspek PMK Hewan Ternak di Tangsel, Menteri Pertanian: Sedang Masa Pemulihan

Ditemukan Dua Kasus Suspek PMK Hewan Ternak di Tangsel, Menteri Pertanian: Sedang Masa Pemulihan

Megapolitan
Video Viral Polisi Acungkan Pistol ke Warga di Pesanggrahan, Kapolres: Dia Menunjukkan Senpi, Bukan Menodongkan

Video Viral Polisi Acungkan Pistol ke Warga di Pesanggrahan, Kapolres: Dia Menunjukkan Senpi, Bukan Menodongkan

Megapolitan
Petugas Gagalkan Penyeludupan Ganja ke Rutan Salemba, Paket Dikirim Melalui Ojek Online

Petugas Gagalkan Penyeludupan Ganja ke Rutan Salemba, Paket Dikirim Melalui Ojek Online

Megapolitan
Penumpang di Stasiun Tangerang Masih Diwajibkan Pakai Masker

Penumpang di Stasiun Tangerang Masih Diwajibkan Pakai Masker

Megapolitan
Uya Kuya Laporkan Selebgram Medina Zein Terkait Dugaan Penipuan Penjualan Mobil

Uya Kuya Laporkan Selebgram Medina Zein Terkait Dugaan Penipuan Penjualan Mobil

Megapolitan
Pembeli Tiket Formula E Jakarta Mayoritas WNA, Ada dari Asia, Eropa, hingga Amerika

Pembeli Tiket Formula E Jakarta Mayoritas WNA, Ada dari Asia, Eropa, hingga Amerika

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Jakarta Barat Beraksi Siang Hari, Targetnya Anak-anak

Komplotan Pencuri Motor di Jakarta Barat Beraksi Siang Hari, Targetnya Anak-anak

Megapolitan
Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Gembrong Akan Direlokasi ke Rusun Cipinang Besar Utara Pekan Depan

Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Gembrong Akan Direlokasi ke Rusun Cipinang Besar Utara Pekan Depan

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Ormas Lakukan Intimidasi di Kranji: Semua Warga Resah

Polisi Selidiki Dugaan Ormas Lakukan Intimidasi di Kranji: Semua Warga Resah

Megapolitan
Panitia Pelaksana Formula E Sebut Tiket VIP Habis Terjual

Panitia Pelaksana Formula E Sebut Tiket VIP Habis Terjual

Megapolitan
Parkir Sembarangan, Sepuluh Mobil di Pademangan Timur Dicabut Pentil

Parkir Sembarangan, Sepuluh Mobil di Pademangan Timur Dicabut Pentil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.