Urus Pajak Kendaraan di Samsat Cikokol Bakal Diwajibkan Bawa Surat Vaksin Covid-19

Kompas.com - 26/08/2021, 13:05 WIB
Sertifikat vaksin Covid-19 bisa dicetak layaknya kartu ATM. Tokopedia/SnappySertifikat vaksin Covid-19 bisa dicetak layaknya kartu ATM.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Masyarakat bakal diwajibkan membawa sertifikat vaksinasi Covid-19 jika hendak mengurus pajak kendaraan bermotor di Gerai Samsat Cikokol, Kota Tangerang.

Kanit Samsat UPT Cikokol AKP Kharisma Arbista Bangsa berujar, pihaknya kini masih menyosialisasikan peraturan itu kepada warga di Kota Tangerang.

Dia mengaku, pihaknya belum menerima arahan tertulis dari Korlantas Mabes Polri.

Namun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah memberikan arahan kepada gerai pelayanan publik agar mewajibkan masyarakat membawa surat vaksin.

Baca juga: Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu Ancamannya Penjara, Simak Aturannya

"Jadi, ini kami lagi sosialisasi. Kalau arahan Korlantas belum dapat tertulisnya," ungkap Kharisma dalam rekaman suara, Kamis (26/8/2021).

"Cuma kemarin dari Kemenpan-RB itu kan untuk pelayanan publik diarahkan untuk pakai kartu vaksin," sambungnya.

Samsat Cikokol telah mendapatkan arahan dari Polda Metro Jaya untuk mengimbau warga di Kota Tangerang agar mengikuti vaksinasi Covid-19.

Dengan demikian, tujuan dari peraturan tersebut adalah mencegah penyebaran virus Covid-19 di gerai pelayanan publik.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Kritik Pemprov Banten Lambat Vaksinasi Pelajar SMA: Kok Diam-diam Saja?

Kharisma mengatakan, jika nantinya ada yang hendak mengurus pajak kendaraan dan belum divaksin, warga tidak diperkenankan memasuki area Samsat Cikokol.

"Yang belum vaksin diarahkan untuk vaksin dulu," katanya.

Namun, masyarakat yang belum divaksin masih dapat mengurus pajak kendaraan bermotor melalui layanan daring dengan mengunduh aplikasi Sambat.

"Iya, pakai proses online. Itu kan enggak harus datang ke kantor Samsat. Kecuali kalau mengurus pajak STNK yang 5 tahunan, itu harus datang ke Samsat untuk pembayarannya," urai Kharisma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

[POPULER JABODETABEK] Banjir Jakarta Tak Semanis Klaim Anies | Nasib Ayu Thalia yang Kini Jadi Tersangka

Megapolitan
Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Temukan Puluhan Kilogram Kulit Kabel di Kemayoran, Petugas Binamarga: Kayak Zaman Ahok Dulu

Megapolitan
Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Sekretaris Camat Benda: Kata Warga, Sebelum Ada Tol JORR II, Banjir Tidak Separah Ini

Megapolitan
Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Situasi Wisma Atlet Makin Parah, Ruang Isolasi hingga Nakes Ditambah

Megapolitan
Viral 'Kampung Mati' Di Bantargebang Kota Bekasi, Seperti Ini Faktanya

Viral "Kampung Mati" Di Bantargebang Kota Bekasi, Seperti Ini Faktanya

Megapolitan
Kronologi Mahasiswi UI Tertabrak KRL di Pondok Cina, Tak Respons Saat Dilarang Menyeberang

Kronologi Mahasiswi UI Tertabrak KRL di Pondok Cina, Tak Respons Saat Dilarang Menyeberang

Megapolitan
Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Megapolitan
Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Megapolitan
Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.