Wali Kota Arief Sebut Stok Vaksin Tak Mencukupi untuk 1,4 Juta Orang di Kota Tangerang

Kompas.com - 26/08/2021, 21:25 WIB
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat berkunjung ke Kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (17/7/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat berkunjung ke Kantor Redaksi Kompas.com, Menara Kompas, Jakarta, Senin (17/7/2019).

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut stok vaksin Covid-19 yang ada saat ini tidak akan mencukupi pemenuhan capaian vaksinasi di wilayah administrasinya.

Dia mengatakan, target warga yang harus divaksin di Kota Tangerang mencapai sekitar 1,4 juta orang.

Sedangkan pihaknya saat ini hanya memiliki sekitar 163.800 dosis vaksin Pfizer, atau sekitar 81.900 penerima vaksinasi Covid-19.

Baca juga: UPDATE: Tambah 220 Kasus di Kota Tangerang, 1.012 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

"Enggak. Enggak cukup. Kita cuma punya Pfizer (untuk) 80.000-an (orang). Saya lupa ya punya Moderna berapa," ungkap Arief di kantornya, Kamis (26/8/2021).

Dia mengungkapkan, baru ada sekitar 760.000 orang yang disuntik vaksin dosis satu.

Dengan demikian, masih ada sekitar 50 persen warga dari target tersebut yang belum divaksinasi.

"Sekarang kan yang baru divaksin dosis satu ada 760.000 orang. Sedangkan, targetnya itu 1,4 juta sekian orang, mendekati 1,5 juta (orang)," katanya.

Baca juga: Besok, Pemkot Bekasi Gelar Vaksinasi Covid-19 dengan 362.000 Dosis Vaksin Pfizer

Dia berujar, dari 760.000 orang yang telah menerima vaksin dosis satu, ada sekitar 460.000 orang yang sudah divaksin dosis dua.

Arief merinci, dari jumlah orang yang divaksin dosis satu, sekitar 478.000 orang merupakan warga Kota Tangerang, 78.000 warga Kabupaten Tangerang, 45.000 warga DKI Jakarta, 15.000 warga Tangerang Selatan, dan lainnya.

Dia mengungkapkan, warga dari kota/kabupaten mana pun yang memenuhi persyaratan memang diizinkan untuk menerima vaksin di Kota Tangerang.

Menurut Arief, hal serupa juga terjadi di DKI Jakarta. Ada sekitar 150.000 orang yang menerima vaksin di DKI Jakarta ber-KTP Kota dan Kabupaten Tangerang serta Tangerang Selatan.

"Kita bicaranya NKRI sebenarnya. Yang penting mau divaksin, kita suntik," ucap Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Kasus Pornografi Dea 'OnlyFans' Tak Ditahan karena Hamil, Proses Hukum Tetap Berjalan

Tersangka Kasus Pornografi Dea 'OnlyFans' Tak Ditahan karena Hamil, Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Revitalisasi Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Ditargetkan Rampung 3 Bulan

Megapolitan
Perkembangan Kasus Hepatitis Akut Misterius di Jakarta: 1 Suspek, 20 Orang Masih Diperiksa

Perkembangan Kasus Hepatitis Akut Misterius di Jakarta: 1 Suspek, 20 Orang Masih Diperiksa

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Megapolitan
Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Megapolitan
3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

Megapolitan
Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.