Positivity Rate Covid-19 Tak Kunjung Turun, Wali Kota Yakin PPKM di Tangsel Tetap Level 3

Kompas.com - 30/08/2021, 15:42 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat umumkan aturan baru PPKM level tiga sesuai press rilis di Pusat Pemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (24/8/2021).
DOK. Humas Pemkot Tangsel Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat umumkan aturan baru PPKM level tiga sesuai press rilis di Pusat Pemkot Tangsel, Ciputat, Selasa (24/8/2021).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperkirakan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayahnya masih akan tetap berstatus level 3.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan, tingkat keterisian tempat (BOR) tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 sudah berada di kisaran angka 32 persen.

Hal itu seiring dengan meningkatnya angka kesembuhan pasien dan turunnya kasus kematian akibat Covid-19 di Tangerang Selatan.

"Untuk BOR sendiri kita 32 persen sekarang, itu ICU sama isolasi ya. Sudah turun jauh. Yang lainnya, angka kematian 2,4 persen, angka kesembuhan 96 persen. Sudah bagus," ungkap Benyamin kepada wartawan di Serpong, Senin (30/8/2021).

Baca juga: 6.535 Nakes di Tangsel Tunggu Giliran Suntik Booster Covid-19

Meski begitu, lanjut Benyamin, angka positivity rate terkait Covid-19 di Tangerang Selatan tak kunjung turun. Tercatat sejak PPKM level 4 beberapa pekan lalu, angka positivity rate masih berada di kisaran 5-6 persen.

Menurut Benyamin, hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat status level Tangerang Selatan belum akan diturunkan pada perpanjangan PPKM selanjutnya.

"Rasanya (PPKM) masih di level 3. Kenapa demikian? Karena positivy rate kita masih lima persen, hampir enam persen. Masih di atas standar WHO lah. Kalau yang lain-lain sudah bagus," ungkap Benyamin.

Baca juga: Ricuh Usai Sidang Putusan Banding, Sejumlah Polisi dan Simpatisan Rizieq Shihab Terluka

Kini, Benyamin masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait perpanjangan PPKM di Tangerang Selatan dan hasil evaluasi pelaksanaannya.

"Belum dievaluasi dari kementerian ya. Kami masih menunggu mungkin nanti sore atau malam hari ini," pungkasnya.

Adapun kasus Covid-19 di wilayah Tangerang Selatan masih bertambah. Dinas Kesehatan mencatat, ada penambahan 55 kasus baru Covid-19 pada Minggu (29/8/2021).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Akut Misterius...

Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Akut Misterius...

Megapolitan
Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Megapolitan
Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Megapolitan
Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Megapolitan
Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Megapolitan
Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Megapolitan
Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Megapolitan
Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Megapolitan
Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Megapolitan
Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.