Pahami Aturannya, Ini Daftar Mobil yang Bisa Gunakan Rotator dan Sirene

Kompas.com - 03/09/2021, 09:45 WIB
Pekerja menyelesaikan pemasangan lampu sirene mobil ambulans di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020). Perakitan mobil ambulans meningkat 100 persen menjadi 700 unit saat pandemi Covid-19 dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 1,5 milliar. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHPekerja menyelesaikan pemasangan lampu sirene mobil ambulans di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020). Perakitan mobil ambulans meningkat 100 persen menjadi 700 unit saat pandemi Covid-19 dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 1,5 milliar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rotator dan sirine merupakan aksesori tambahan pada kendaraan yang memiliki arti tersendiri pada kendaraan khusus.

Pemasangan rotator dan sirine pada kendaraan sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dengan demikian, tidak semua kendaraan bermotor dapat menggunakan rotator dan sirine. Hanya kendaraan tertentu saja yang boleh menggunakan rotator dan sirine.

Baca juga: Jangan Sampai Salah, Ini Ragam Bunyi Sirene Ambulans

Berikut kendaraan yang diperbolehkan mengunakan rotator dan sirine sesuai Undang-undang No. 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat 5 dalam penggunaan lampu :

Lampu isyarat warna biru dan sirine

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Kendaraan petugas kepolisian

Lampu isyarat warna merah dan sirine

- Mobil tahanan

- Mobil pengawalan Tentara Nasional Indonesia (TNI)

- Kendaraan pemadam kebakaran

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.