Korban Tewas Lapas Tangerang: 42 Napi Kasus Narkoba, 1 Napi Kasus Pembunuhan, dan 1 Napi Kasus Terorisme

Kompas.com - 09/09/2021, 12:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas akibat kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, bertambah tiga orang pada Kamis (9/9/2021).

Artinya, jumlah narapidana yang tewas akibat kebakaran pada Rabu dini hari itu bertambah menjadi 44 orang.

Tiga narapidana yang tewas pada Kamis hari ini sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Mereka adalah napi kasus narkoba.

Baca juga: Lapas Tangerang Terbakar, Polisi Periksa 13 Petugas dan 7 Napi

"Pada hari ini telah meninggal dunia narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dalam keterangan pers, Kamis (9/9/2021).

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly sebelumnya mengungkapkan, dari 41 napi yang tewas, satu orang merupakan narapidana kasus pembunuhan, satu orang napi terorisme, dan yang lainnya napi kasus narkoba.

"Dari yang meninggal ada 41 orang, mohon maaf, satu (orang napi) tindak pidana pembunuhan, satu terorisme, dan lainnya tindak pidana narkoba," kata Yasona kepada awak media, Rabu.

Sementara itu, dari 44 korban tewas, sebanyak 42 orang merupakan warga negara Indonesia (WNI) dan dua korban lain merupakan warga negara asing (WNA).

Adapun peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang terjadi pada Rabu pukul 01.50 WIB dan berhasil dipadamkan pukul 03.30 WIB.

Saat api berkobar, semua kamar sel di Blok C2 dalam keadaan terkunci. Oleh karena itu, sejumlah narapidana tidak dapat menyelamatkan diri.

Saat ini, penyebab kebakaran di Lapas Tangerang diduga akibat korsleting listrik.

Baca juga: Korban Tewas Kebakaran Lapas I Tangerang Bertambah 3 Orang, Menderita Luka Bakar 80 Persen

"Dugaan sementara adalah karena persoalan listrik arus pendek, namun demikian, sekarang Puslabfor Polri, Dirkrimum Polda Metro Jaya sedang meneliti sebab musabab dari kebakaran tersebut," ujar Yasonna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Angkot di Tangerang Tewas dengan Sejumlah Luka Tusuk

Sopir Angkot di Tangerang Tewas dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
Tangkap Pengedar Narkoba, Polsek Neglasari Tangerang Amankan 67 Paket Sabu

Tangkap Pengedar Narkoba, Polsek Neglasari Tangerang Amankan 67 Paket Sabu

Megapolitan
Jagokan Heru Jadi Pj Gubernur DKI, DPRD DKI: Dia Paham Persoalan Jakarta

Jagokan Heru Jadi Pj Gubernur DKI, DPRD DKI: Dia Paham Persoalan Jakarta

Megapolitan
Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, The Jakmania: Sudah Saatnya Suporter Indonesia Bersatu

Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, The Jakmania: Sudah Saatnya Suporter Indonesia Bersatu

Megapolitan
Heru Budi Jadi Pj Gubernur DKI, Riza Patria: Dia Orang Lama di Jakarta, Sudah Paham soal Ibu Kota

Heru Budi Jadi Pj Gubernur DKI, Riza Patria: Dia Orang Lama di Jakarta, Sudah Paham soal Ibu Kota

Megapolitan
Maling Tepergok Curi Motor di Kebon Jeruk, Baru Kabur 10 Meter lalu Tertangkap Warga

Maling Tepergok Curi Motor di Kebon Jeruk, Baru Kabur 10 Meter lalu Tertangkap Warga

Megapolitan
DPRD DKI Sebut Jokowi Punya Perhatian Besar pada Pj Gubernur Terpilih

DPRD DKI Sebut Jokowi Punya Perhatian Besar pada Pj Gubernur Terpilih

Megapolitan
Batalnya Rencana Anies 'Break' Sejenak Usai Lengser karena Dideklarasikan Jadi Capres...

Batalnya Rencana Anies "Break" Sejenak Usai Lengser karena Dideklarasikan Jadi Capres...

Megapolitan
Dalam Sebulan, Warga RT 007/001 Kembangan Utara Sudah 4 Kali Kebanjiran

Dalam Sebulan, Warga RT 007/001 Kembangan Utara Sudah 4 Kali Kebanjiran

Megapolitan
Rizky Billar Bantah Aniaya Lesti Kejora, Polda Metro: Hasil Visum Buktikan Ada Kekerasan

Rizky Billar Bantah Aniaya Lesti Kejora, Polda Metro: Hasil Visum Buktikan Ada Kekerasan

Megapolitan
Perumahan Griya Setu Permai Kabupaten Bekasi Tergenang Banjir Kiriman Kali Cisadang

Perumahan Griya Setu Permai Kabupaten Bekasi Tergenang Banjir Kiriman Kali Cisadang

Megapolitan
Anies Resmikan Tarif Integrasi JakLingko Rp 10.000, 1 Kartu untuk Satu Pengguna

Anies Resmikan Tarif Integrasi JakLingko Rp 10.000, 1 Kartu untuk Satu Pengguna

Megapolitan
Polisi Klaim Kantongi Alat Bukti yang Cukup untuk Tetapkan Rizky Billar Tersangka KDRT

Polisi Klaim Kantongi Alat Bukti yang Cukup untuk Tetapkan Rizky Billar Tersangka KDRT

Megapolitan
7 Hari Tragedi Kanjuruhan, Pemain Persija dan The Jakmania Gelar Doa Bersama

7 Hari Tragedi Kanjuruhan, Pemain Persija dan The Jakmania Gelar Doa Bersama

Megapolitan
Polres Jaksel Jemput Bola Periksa Lesti Kejora di Tempat Rahasia

Polres Jaksel Jemput Bola Periksa Lesti Kejora di Tempat Rahasia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.