Kompas.com - 09/09/2021, 15:55 WIB
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Instagram/KPI PusatKomisi Penyiaran Indonesia (KPI)
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Korban pelecehan seksual di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), MS, sudah bertemu dengan para terduga pelaku membahas upaya perdamaian. Pertemuan itu dilangsungkan di kantor KPI, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (8/9/2021).

Pengacara terduga pelaku RT dan EO, Tegar Putuhena, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia mengeklaim pertemuan itu diinisiasi oleh korban.

"Klien kami kemarin hadir di KPI diundang, bukan atas inisiatif klien kami. Yang mengundang dari pihak sananya dengan informasi ini ada permintaan damai dari Saudara MS," kata Tegar saat dihubungi, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Kuasa Hukum MS: Ada Upaya Pihak Tertentu agar Kasus Pelecehan Seksual KPI Berakhir Damai

Tegar mengatakan, ia selaku kuasa hukum tidak ikut dalam pertemuan tersebut. Sebab, MS juga datang tanpa didampingi kuasa hukumnya.

Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada kliennya apakah akan memilih berdamai atau tetap melanjutkan proses hukum dengan melaporkan balik MS. Namun, jika ingin ada perdamaian, ia menilai harus ada kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

'Kami dalam hal ini hanya bertahan dan membela kepentingan hukum klien kami," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kuasa hukum MS, Rony Hutahaean, juga mendapat informasi bahwa kliennya sudah bertemu dengan para terduga pelaku di kantor KPI, kemarin.

"Kalau itu benar saya mendapat informasi demikian, tapi saya belum konfirmasi langsung dengan klien saya," katanya.

Baca juga: Kuasa Hukum MS: Rencana Pelaporan Balik Menaklukkan Semangat Korban Pelecehan di KPI

Rony pun mencium ada upaya dari pihak tertentu agar kliennya mau berdamai dengan terduga pelaku. Upaya ini dilakukan guna menyelamatkan nama lembaga KPI.

"Ada rencana pihak tertentu agar terjadi perdamaian antara lima terduga pelaku dan korban sehingga terselamatkanlah nama lembaga yang sedang dipimpin," kata Rony.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

RSUI Layani Vaksinasi Covid-19 untuk Pengungsi Mancanegara, Simak Ketentuannya

Megapolitan
Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Seorang Pria di Cakung Tewas Dibacok Sekawanan Begal

Megapolitan
Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Menanti Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Maut Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Penghuni Kamar Kos Tak Tahu Tetangganya Penagih Pinjol Ilegal: Enggak Pernah Bersosialisasi

Penghuni Kamar Kos Tak Tahu Tetangganya Penagih Pinjol Ilegal: Enggak Pernah Bersosialisasi

Megapolitan
Teror Pinjol Terhadap Korbannya, Ancam Santet hingga Sebar Foto Tak Senonoh

Teror Pinjol Terhadap Korbannya, Ancam Santet hingga Sebar Foto Tak Senonoh

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba, Sita 3.000 Butir Ekstasi dan 336 Gram Ganja

Polisi Tangkap 2 Pengedar Narkoba, Sita 3.000 Butir Ekstasi dan 336 Gram Ganja

Megapolitan
Senangnya Anak SD di Kota Tangerang Kembali ke Sekolah Setelah Dua Tahun Belajar Online

Senangnya Anak SD di Kota Tangerang Kembali ke Sekolah Setelah Dua Tahun Belajar Online

Megapolitan
Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Tangkap 3 Pengedar Narkoba, Polisi Sita 7,2 Kg Sabu

Megapolitan
Pagi yang Menghebohkan di Cawang Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Pagi yang Menghebohkan di Cawang Ketika Dua Bus Transjakarta Tabrakan hingga Tewaskan Dua Orang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh, Pemilik Sebut Kerugian Capai Rp 20 Juta

Megapolitan
Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Curhat Pedagang yang Kiosnya Terbakar di Pasar Kalideres, Tak Sempat Selamatkan Dagangan

Megapolitan
Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Update Kondisi Korban Kecelakaan Bus Transjakarta, 7 Korban Luka Sudah Boleh Pulang

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 25 Oktober: Tidak Ada Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Polisi Buru Kawanan Begal yang Tewaskan Pemuda di Cimanggis Depok

Megapolitan
Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Ketika Pengendara di Jalan Fatmawati Sempat Kena Tilang meski Ganjil Genap Baru Sosialisasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.