Kompas.com - 09/09/2021, 21:59 WIB
Pekerja menyelesaikan pekerjaan proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021). Pembangunan MRT Jakarta fase 2A dari Bundaran HI sampai Harmoni sudah mencapai 16,5 persen per hari ini, Senin (31/5/2021). Pengeboran jalur MRT tersebut ditargetkan akan dilakukan pada awal tahun 2022 mendatang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja menyelesaikan pekerjaan proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021). Pembangunan MRT Jakarta fase 2A dari Bundaran HI sampai Harmoni sudah mencapai 16,5 persen per hari ini, Senin (31/5/2021). Pengeboran jalur MRT tersebut ditargetkan akan dilakukan pada awal tahun 2022 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen PT MRT Jakarta (MRT) merekayasa arus lalu lintas kendaraan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, mulai 12 September 2021, imbas adanya konstruksi proyek MRT.

Adapun kegiatan konstruksi yang sedang dilakukan antara lain pekerjaan power blender untuk memperkuat stabilitas tanah, pemasangan dinding penahan tanah dan kingpost stasiun, relokasi drainase eksisting, perbaikan kualitas tanah, serta konstruksi traffic decking sebagai penopang sementara lalu lintas di Jalan MH Thamrin.

Baca juga: Koreksi Anies, Wagub Riza Patria Sebut Holywings Kemang Ditutup Selama PPKM, Bukan Pandemi

Untuk mendukung kegiatan tersebut, rekayasa lalu lintas dilakukan mulai 12 September 2021 hingga 21 November 2021.

Berikut rekayasa lalu lintas di Jalan Thamrin:

  • Jalan MH Thamrin sisi barat (arah Kota) mulai dari depan BPPT hingga depan Kementerian Agama tetap dengan konfigurasi 4 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur campur (mixed traffic) antara lajur transjakarta dan kendaraan reguler (4+1).
  • Pada persimpangan sisi barat (arah kota) Jalan MH Thamrin-Jalan Kebon Sirih, lajur kendaraan tetap dibagi menjadi 3 lajur kendaraan ke sisi barat area kerja dan 2 lajur kendaraan ke sisi timur area kerja (contraflow).
  • Pada Jalan MH Thamrin sisi barat (arah Kota) di depan Bank Indonesia, tetap dengan konfigurasi 2 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur campur (mixed traffic) antara lajur transjakarta dan kendaraan reguler (2+1) di sisi barat area kerja dan 2 lajur kendaraan reguler di sisi timur area kerja (contraflow).
  • Kemudian, Jalan MH Thamrin mengarah Kota di depan Bank Indonesia tetap dengan konfigurasi 2 lajur kendaraan reguler dan satu lajur campur (mixed traffic) antara lajur transjakarta dan kendaraan reguler.
  • Sebaliknya, Jalan MH Thamrin menuju Blok M mulai dari depan Kementerian ESDM hingga Bank Bangkok, tetap dengan konfigurasi 4 lajur kendaraan reguler dan 1 lajur campur (mixed traffic) antara lajur transjakarta dan kendaraan reguler.
  • Kemudian, Jalan MH Thamrin arah Blok M mulai dari depan Wisma Mandiri hingga Thamrin 10 akan dibagi 2 dengan konfigurasi, 2 lajur kendaraan reguler di sisi barat area kerja (contraflow) serta 2 lajur kendaraan reguler dan satu lajur campur (mixed traffic) antara lajur transjakarta dan kendaraan reguler.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Hari Pertama Dibuka, Ragunan Dikunjungi Ribuan Warga, Banyak Orangtua Bawa Anaknya Berwisata

Megapolitan
Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Mayat Tanpa Identitas Terbungkus Kain Ditemukan di Bantaran KBT Cilincing

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Megapolitan
Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Polisi Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol RFS Senin 25 Oktober

Megapolitan
Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Megapolitan
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Sudah Diperiksa Polisi

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Sudah Diperiksa Polisi

Megapolitan
Polisi: Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Juga Anak-anak

Polisi: Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Juga Anak-anak

Megapolitan
Kapolres Jakut Tegaskan Kasus Pencabulan Anak di Koja Sudah Masuk Penyelidikan

Kapolres Jakut Tegaskan Kasus Pencabulan Anak di Koja Sudah Masuk Penyelidikan

Megapolitan
Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Megapolitan
Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Megapolitan
Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.