Kompas.com - 13/09/2021, 15:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi delapan jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Kota Tangerang, Senin (13/9/2021).

"Per tanggal 13 September 2021, Tim DVI berhasil mengidentifikasi delapan jenazah," ungkap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.

Ramadhan mengatakan, satu di antara jenazah yang teridentifikasi tersebut adalah seorang warga negara asing (WNA) asal Portugal.

"Satu di antaranya merupakan warga negara asing dari Portugal," kata dia.

Baca juga: 2 Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Kritis, Keduanya Pakai Alat Bantu Napas

Jenazah WNA asal Portugal tersebut diketahui bernama Ricardo Ricardo Ussumane Embalo.

Adapun ketujuh korban yang teridentifikasi lainnya yaitu:

1. Anton alias Capung bin Idal yang teridentifikasi berdasarkan sidik jari;

2. Lim Angie Sugianto bin Go Shong Weng teridentifikasi melalui DNA dan medis;

3. Sarim alias Bapak Bin Harkam diidentifikasi melalui DNA dan medis;

4. Rezkil Khairi alias Padang bin Nursin berdasarkan DNA dan medis;

5. Sumantri Jayaprana melalui DNA dan medis;

6. I Wayan Tirta Utama alias Tita Utama bin Nyoman Sami melalui DNA dan medis,

7. Petra Eka alias Etus bin Suhendar melalui DNA dan medis.

Dengan demikian, sudah 18 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang telah teridentifikasi hingga hari ini.

Baca juga: 5 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RS, Kondisi 2 di Antaranya Stabil

"Ada 23 jenazah lagi yang belum teridentifikasi. Tim terus bekerja, semoga besok atau lusa semua jenazah bisa identifikasi," ujar Ramadhan.

Diketahui, kebakaran hebat melanda Lapas Kelas I Tangerang, sekitar pukul 01.50 WIB, pada Rabu (8/9/2021).

Sebanyak 45 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, di antaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Megapolitan
11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

Megapolitan
9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

Megapolitan
Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Megapolitan
Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Megapolitan
7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

Megapolitan
5 Destinasi Jalan-jalan di Glodok

5 Destinasi Jalan-jalan di Glodok

Megapolitan
Cara Memesan Ambulans Gratis di Jakarta

Cara Memesan Ambulans Gratis di Jakarta

Megapolitan
Kota Bogor Bentuk Tim Satgas Pengendalian Harga Minyak Goreng, 15 Pedagang Diperiksa

Kota Bogor Bentuk Tim Satgas Pengendalian Harga Minyak Goreng, 15 Pedagang Diperiksa

Megapolitan
Pasutri di Cengkareng Hanya Kaki Tangan dalam Pemalsuan Uang, Polisi: Dalangnya Harus Ditangkap

Pasutri di Cengkareng Hanya Kaki Tangan dalam Pemalsuan Uang, Polisi: Dalangnya Harus Ditangkap

Megapolitan
Pencuri Parfum di Minimarket Kawasan Tebet Babak Belur Dihajar Massa

Pencuri Parfum di Minimarket Kawasan Tebet Babak Belur Dihajar Massa

Megapolitan
Anak Pasutri yang Tewas dalam Kecelakaan di MT Haryono Masih Dirawat, Kepala Korban Alami Luka Memar

Anak Pasutri yang Tewas dalam Kecelakaan di MT Haryono Masih Dirawat, Kepala Korban Alami Luka Memar

Megapolitan
Tiket Formula E Jakarta Hampir Habis Terjual, Ketua Panitia: 'Yang Mahal Justru Cepat Habis'

Tiket Formula E Jakarta Hampir Habis Terjual, Ketua Panitia: "Yang Mahal Justru Cepat Habis"

Megapolitan
Polisi Pastikan Ada 8 Kendaraan yang Terlibat dalam Kecelakaan Beruntun di MT Haryono

Polisi Pastikan Ada 8 Kendaraan yang Terlibat dalam Kecelakaan Beruntun di MT Haryono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.