Kompas.com - 13/09/2021, 19:55 WIB
Kapolsek Medan Satria Kota Bekasi, Agus Rahmat memegang barang bukti penganiayaan satu keluarga di Bekasi, Senin (13/9/2021). KOMPAS.com/DJATI WALUYOKapolsek Medan Satria Kota Bekasi, Agus Rahmat memegang barang bukti penganiayaan satu keluarga di Bekasi, Senin (13/9/2021).
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Satria Kota Bekasi enam pelaku penganiayaan satu keluarga di Harapan Indah, Kota Bekasi, Jumat (10/9) malam.

Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rahmat mengatakan motif pelaku melakukan hal tersebut agar tidak lagi ditagih utang oleh korban.

"Pelaku melakukan penganiayaan kepada para korban itu agar tidak lagi ditagih utang," ujar Agus di Polsek Medan Satria, Senin (13/9/2021).

Agus berujar, dari enam yang diamankan, pelaku utama di kasus ini adalah pria berinisial AJ. AJ merupakan orang yang memiliki utang kepada korban.

Baca juga: Pemkot Bekasi Buka Gerai Vaksinasi di 19 Titik Pusat Perbelanjaan

Ketika utang tersebut jatuh tempo, AJ tidak sanggup membayar. Akhirnya AJ merencanakan untuk mengintimidasi para korban agar tidak lagi menagih utang tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Jumat (10/9) AJ Datang ke rumah korban dengan modus untuk melunasi utang tersebut. Dia juga membawa lima saksi yang akan mengintimidasi korban.

"Jadi pelaku AJ mengajak pelaku lainnya ini untuk menagih utang. Padahal pelaku lah yang punya utang sebesar Rp 970 juta. Pada saat di rumah korban dengan maksud untuk membayar utang, di sanalah terjadi pengeroyokan," ujarnya.

Lanjutnya, Agus mengatakan bahwa pelaku lainnya tidak mengetahui jika ternyata AJ yang punya utang.

Kendati demikian Agus belum memberikan penjelasan apakah para pelaku lainnya ini mendapatkan imbalan atas aksi itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Megapolitan
Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Megapolitan
Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Anak Diduga Korban Kekerasan Ibu Kandung di Duri Kepa Dapat Pendampingan Psikologis

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.