Kompas.com - 14/09/2021, 10:00 WIB
Deretan kios pedagang terlihat tutup di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021). Para pedagang di kios-kios tersebut memutuskan tidak lagi berjualan akibat sepinya pembeli. Tribun JakartaDeretan kios pedagang terlihat tutup di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021). Para pedagang di kios-kios tersebut memutuskan tidak lagi berjualan akibat sepinya pembeli.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Deretan kios pedagang terlihat tutup di pusat perbelanjaan Thamrin City, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021). Para pedagang di kios-kios tersebut memutuskan tidak lagi berjualan akibat sepinya pembeli.

"Ini bukan tutup karena sudah sore. Tapi memang sudah banyak yang bubar. (Pedagang) banyak yang mundur semenjak corona. Banyak yang sudah tutup," kata Akmal, salah satu pedagang busana muslim di Thamrin City seperti dilansir Tribun Jakarta.

Akmal mengatakan, saat ini Thamrin City memang sudah kembali dibolehkan beroperasi seiring dengan menurunnya penularan Covid-19 di Jakarta. Namun, tetap saja banyak pedagang yang memilih untuk tidak berjualan karena minimnya pembeli.

Baca juga: Picu Kerumunan karena Obral Dagangan, Toko di Thamrin City Ditutup Sementara

"Habis mau gimana lagi sekarang bukan soal dibatasi pengunjung, tapi orang banyak yang tidak punya uang," kata Akmal.

Pantauan TribunJakarta.com di Pusat Busana Muslim Thamrin City, sejumlah kios yang berada di dekat pintu masuk memang masih banyak yang beroperasi.

Namun, sisanya terlihat banyak yang tutup. Bahkan beberapa kios juga tampak ditempeli tulisan disewakan pada bagian rolling door-nya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini (yang tutup) kan semua ada tulisan disewakan, ditinggalkan penjualnya karena sepi," kata Akmal.

Akmal bercerita, saat ini aktivitas perbelanjaan di Thamrin City bisa dibilang lesu. Meski pemerintah sudah memberlakukan sejumlah kelonggaran, tetapi hal tersebut tidak terlalu berdampak pada aktivitas di Thamrin City.

Meski sejumlah pedagang sudah mulai kembali membuka kiosnya, namun pengunjung yang datang tidak terlalu ramai. Akmal  saat ini mencoba tetap bertahan meskipun barang dagangannya tidak laku.

"Jangankan sehari, seminggu pun kadang laris tak banyak," kata Akmal.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Banyak Kios Disewakan, Begini Penampakan Lesunya Pusat Belanja Thamrin City Jakarta Pusat.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Megapolitan
Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Megapolitan
Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Megapolitan
Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Megapolitan
Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.