KILAS METRO

Kisah Putra dan Cahaya, Adik-Kakak Penerima Manfaat Dompet Dhuafa yang Kehilangan Kedua Orangtua

Kompas.com - 14/09/2021, 15:05 WIB
Putra dan Cahaya, penerima manfaat donasi kemanusiaan Muliakan Anak Yatim Dompet Dhuafa, saat menerima paket bantuan, beberapa waktu lalu.
DOK. Humas Dompet DhuafaPutra dan Cahaya, penerima manfaat donasi kemanusiaan Muliakan Anak Yatim Dompet Dhuafa, saat menerima paket bantuan, beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com – Orangtua menjadi tumpuan hidup bagi anak-anak dari sejak lahir hingga memasuki usia dewasa. Lantas, bagaimana jika orangtua telah tiada?

Kisah sedih ini dialami oleh kakak-beradik penerima manfaat donasi kemanusiaan "Muliakan Anak Yatim" Dompet Dhuafa di Pademangan, Jakarta Utara (Jakut), yaitu Putra Tiyar Ramadhan (8) dan Cahaya Tiyar Maulidi (6).

Adapun bantuan tersebut diberikan tim Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa berupa paket sembako untuk anak-anak yatim piatu, Jumat (6/8/2021).

Dalam kesempatan itu, LPM Dompet Dhuafa mengunjungi kediaman dua anak yatim piatu, Putra dan Cahaya yang tinggal bersama sang bibi, Eni Sumarni (48) beserta suaminya.

Baca juga: Bersama KitaBisa dan Rachel Vennya, Dompet Dhuafa Borong Dagangan Dua Ibu di Bekasi

Eni Sumarni merupakan kakak dan keluarga satu-satunya yang paling dekat dengan ibu kandung Putra dan Cahaya di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum meninggal karena sakit, ia menceritakan, adik perempuannya telah menitipkan pesan agar Eni bersedia merawat dua keponakannya layaknya ibu kandung.

Kini, ia mempunyai tanggung jawab merawat dua keponakannya lantaran sang adik telah meninggal akibat sakit pada awal 2020 lalu.

Meski saat itu kondisi ekonominya juga terbatas, namun Eni dengan senang hati menggantikan adik perempuannya sebagai seorang ibu.

Baca juga: Begini Kondisi Ekonomi Indonesia Jika PPKM Darurat Diperpanjang

Selain karena keponakannya sendiri, menurutnya, merawat anak yatim piatu adalah perbuatan yang sangat dimuliakan oleh Allah Subhanahu wata'ala dan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.

“Mungkin saya belum juga dikasih anak oleh Allah Subhanahu wata'ala karena ini alasannya. Ini merupakan amanah yang diberikan Allah Subhanahu wata'ala. Saya menganggap Putra dan Cahaya sebagai anak kandung saya sendiri,” ujar Eni, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Megapolitan
Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Megapolitan
Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Duduk Perkara Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro, Pelakunya Polantas yang Dapat Laporan Warga Dibuntuti

Megapolitan
Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Didesak Bubarkan Menwa, UPN Veteran Jakarta Minta Mahasiswa Buat Kajian Akademis

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Izinkan Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Syarat Terbaru Keluar Masuk Jakarta Saat PPKM Level 2 dan Nataru

Megapolitan
Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Akan Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta, Panitia: Tidak Perlu Izin Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Pemkot Jaktim Bakal Lanjutkan Penataan RW Kumuh Tahun Depan

Megapolitan
Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Aturan Terbaru Makan di Warteg hingga Restoran di Jakarta Saat PPKM Level 2

Megapolitan
Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pemprov DKI Larang Pegawai Cuti dan Keluar Kota Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Panitia: Reuni 212 Digelar di Dua Tempat, di Patung Kuda Jakarta lalu Lanjut di Sentul

Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak di Depok Meningkat, Ini yang Dilakukan Pemkot

Megapolitan
Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Kasus Wafatnya Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Saat Pembaretan Menwa: Diduga Kelelahan, Kegiatan Tak Berizin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.