PPKM Level 3, Kapasitas Penumpang di Terminal Bus Kalideres Tak Ditambah

Kompas.com - 15/09/2021, 20:27 WIB
Suasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021). Kompas.com/Sonya TeresaSuasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapasitas penumpang bus yang berangkat dari Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, tetap 50 persen meski telah ada kelonggaran di perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga.

"Kan kalau di peraturan Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri) sudah boleh kapasitas 70 persen, tapi di sini masih 50 persen," kata Kepala Terminal Bus Kalideres Revi Zulkarnaen saat dihubungi, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Korsleting Lampu Depan, Mobil Honda Stream Hangus Terbakar di Tol Jagorawi

Revi mengatakan, kebijakan ini diambil lantaran Terminal Bus Kalideres mengikuti kebijakan dari Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta.

"Kita tetap mengacu ke Kadishub, jadi tetap 50 persen," kata Revi.

Sementara, untuk berangkat dari Terminal Bus Kalideres, calon penumpang diwajibkan menunjukkan kartu vaksin Covid-19.

"Minimal sudah vaksinasi Covid-19 dosis satu sebagai syarat," jelas Revi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Anies Keluarkan Kepgub PPKM Level 3 Terbaru, Ini Daftar Aturan Lengkapnya

Selain itu, calon penumpang juga diwajibkan menunjukkan surat hasil tes antigen Covid-19 maksimal 1x24 jam.

Dalam Inmendagri no. 42 tahun 2021, transportasi umum di kota dengan PPKM Level 3 diperbolehkan mengangkut penumpang degan jumlah maksimal 70 persen dari kapasitas keseluruhan.

"Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraam sewa/rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat," bunyi Inmedagri tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Petugas Damkar Luka Tertimpa Reruntuhan

Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Petugas Damkar Luka Tertimpa Reruntuhan

Megapolitan
Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Megapolitan
Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Megapolitan
Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Megapolitan
Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.