Kompas.com - 22/09/2021, 18:31 WIB
- Tetra Images-

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembegalan atas seorang pengendara sepeda motor di Jalan Satu Maret, Kalideres, Jakarta Barat pada Minggu (19/9/2021).

"Ada delapan orang yang kami tetapkan sebagai tersangka," kata Kanit Reskrim Polsek Kalideres, Iptu Haris Sanjaya, Rabu ini.

Haris mengemukakan, pihaknya mulanya hanya mengamankan empat orang. Kemudian, penyelidikan lanjutan dilakukan. Tujuh orang lain kemudian diamanakan.

Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, hanya delapan yang ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Minim Penerangan Jadi Alasan Begal Incar Korban di Kawasan Bintaro

"Tiga orang lainnya hanya sebagai saksi," ujar Haris.

Keempat orang yang awalnya ditangkap, kata Haris, mulanya tak berniat membegal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu berempat sebenarnya bukan dari wilayah kami (Kalideres), mereka mau tawuran awalnya, bawa senjata tajam tiga celurit," kata Haris, Selasa kemarin.

Keempat orang itu mencari lawan tawuran dari satu lokasi ke lokasi lainnya, tetapi tak kunjung menemukan lawan. Lantaran tak mendapat lawan tawuran, mereka memutuskan untuk membacok pengendara motor di Jalan Satu Maret dan membawa kabur motor korban.

"Korban selamat tapi lukanya cukup parah, ada luka bacok di tangan sebelah kiri dan paha sebelah kiri," ujar Haris.

Baca juga: 4 Begal Motor di Kalideres Ditangkap, Polisi: Awalnya Mau Tawuran tapi Tak Dapat Lawan

Peristiwa tersebut disaksikan seorang warga yang kemudian melaporkan hal itu ke polisi yang patroli. Para pelaku ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Kalideres.

Setelah itu, polisi mengamankan tujuh orang lain yang masih berkomplot dengan empat orang yang ditangkap lebih awal tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.