Kompas.com - 06/10/2021, 13:07 WIB
Sejumlah badut dan pengamen di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama dibawa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan pada Rabu (24/3/2021) sore. Kegiatan dari Satpol PP ini bernama Asuh dan Asih. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSejumlah badut dan pengamen di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama dibawa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan pada Rabu (24/3/2021) sore. Kegiatan dari Satpol PP ini bernama Asuh dan Asih.
Penulis Djati Waluyo
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menangkap puluhan penyandang masalah kesejahterahan sosial (PMKS) pada Selasa (5/10/2021) malam.

Pada razia oleh Satpol PP Kota Bekasi, sebanyak 27 PMKS tertangkap di beberapa titik.

Baca juga: Disdik Kota Bekasi Klaim 95 Persen Guru Sudah Tervaksinasi Covid-19

"Jadi penertiban ini merupakan kegiatan rutin, harapannya Kota Bekasi lebih nyaman, aman bagi seluruh masyarakat Kota Bekasi," ujar Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (6/10/2021).

Penertiban PKMS ini menyasar ke beberapa titik yang berpotensi banyaknya PMKS, seperti di perempatan lampu merah hingga titik-titik lain yang menjadi titik kumpul para PMKS tersebut.

"Total ada 27 yang kami jangkau.  Salah satunya di perempatan Jalan Teluk Buyung sebanyak 3 orang, badut 2 dewasa 1 anak anak kami jangkau, ada juga di Jalan Djuanda Proyek sebanyak 7 orang pengemis dan gelandangan dewasa," ujarnya.

Baca juga: Petugas Gabungan Kabupaten Bekasi Amankan Puluhan Pasangan Mesum di Hotel

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam razia kali ini ia mengerahkan sebanyak 60 personel yang terbagi menjadi dua tim untuk menyasar titik-titik yang dianggap marak PMKS.

Dalam operasi tersebut, pihaknya menyebar di beberapa titik seperti Perempatan Jalan Teluk Buyung, Bulan bulan Jalan Djuanda (Pom Bensin), Jalan Djuanda Proyek, Persimpangan DPRD Rawa Semut, Jalan Chairil Anwar (DPRD), Jalan Cut Meutia (Pom Bensin), dan Jalan HM Joyomartono (Tol timur)

"Nantinya PMKS ini di kirim ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Bekasi, di sana mereka akan dilakukan pembinaan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.