Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Minta Masyarakat Kelola Obat Kedaluwarsa

Kompas.com - 08/10/2021, 13:56 WIB
Ilustrasi obat rusak, tanda obat rusak, ciri-ciri obat rusak Shutterstock/s_olegIlustrasi obat rusak, tanda obat rusak, ciri-ciri obat rusak
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta meminta kepada masyarakat untuk mengelola obat tidak habis pakai yang sudah kedaluarsa.

Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan, masyarakat bisa memilah obat-obatan yang sudah kedaluarsa di rumah untuk mengemas secara khusus sebelum dibuang.

Obat-obatan itu bisa dikemas dengan amplop atau kantong plastik dan diberikan tulisan untuk penanda sebagai limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) rumah tangga.

Baca juga: Pembunuh Anggota TNI di Depok Menangis Saat Rekonstruksi, Polisi: Dia Menyesal

"Setelah dikemas dengan rapi, diberikan penanda seperti tulisan obat kedaluarsa di wadah atau kantong tersebut," ujar Yogi melalui keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).

Yogi mengatakan, setelah dikumpulkan nantinya akan dipilah oleh petugas kebersihan untuk dimasukan ke tong sampah berwarna merah di sekitar rumah, jalan atau di fasilitas umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tempat sampah berwarna merah tersebut khusus menampung sampah B3 rumah tangga," tutur dia.

Baca juga: Proses Evakuasi Lima Jenazah di Gorong-gorong Cipondoh, Semen Dibongkar dan Air Disedot

Yogi menjelaskan sampah B3 rumah tangga yang terdapat pada tong sampah nantinya akan dibawa ke TPS yang sudah ditentukan sebagai lokasi pengumpulan khusus.

Volume yang sudah banyak akan diangkut dengan truk khusus yang mengangkut ke TPS B3 tingkat kota dan dikirim ke jasa pengolahan B3 untuk dimusnahkan oleh pihak ketiga yang memiliki izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Peran aktif masyarakat untuk memilah sampah obat kedaluarsa dibutuhkan agar lingkungan sehat dan tidak tercemar," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR Diduga Pikun, Polisi: Keluarganya Bilang Begitu

Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR Diduga Pikun, Polisi: Keluarganya Bilang Begitu

Megapolitan
Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Megapolitan
Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak "Paket" di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Megapolitan
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Megapolitan
Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Megapolitan
RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

Megapolitan
Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Megapolitan
Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur

Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak "Paket" di Cibubur

Megapolitan
Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Megapolitan
Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.