Orangtua Ayu Ting Ting Diminta Penuhi Panggilan Polisi Pekan Depan Terkait Penghinaan Putrinya

Kompas.com - 08/10/2021, 17:29 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat menjelaskan perkembangan kasus kebakaran Lapas Tangerang di Polda Metro Jaya, Selasa (14/9/2021). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat menjelaskan perkembangan kasus kebakaran Lapas Tangerang di Polda Metro Jaya, Selasa (14/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi meminta orangtua pedangdut Ayu Rosmalina atau Ayu Ting Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum, memenuhi panggilan pada pekan depan guna diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penghinaan yang dialami putrinya.

Diketahui, kedua orangtua Ayu Ting Ting meminta pemeriksaan yang harusnya berlangsung Jumat (8/10/2021) ini dijadwalkan ulang.

"Mudah-mudahan yang bersangkutan Minggu depan bisa hadir agar tahap penyelidikan ini bisa berjalan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Jumat.

Baca juga: Orangtua Ayu Ting Ting Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan Terkait Kasus Penghinaan

Yusri mengatakan, pemeriksaan kedua orangtua Ayu Ting Ting untuk memastikan kelanjutan penyelidikan kasus dugaan penghinaan yang telah dilaporkan beberapa waktu lalu.

"Karena kan dia dari pihak pelapor dan saksi pelapor. Kalau nanti dia hadir, (penyelidikan) bisa berlanjut. Dijadwalkan (pemeriksaan) minggu depan," kata Yusri.

Seperti diketahui, pemeriksaan Abdul Rozak dan Umi Kulsum untuk mengusut kasus dugaan penghinaan yang dilakukan pemilik akun Instagram @gundik_empaeng terhadap putri dan cucunya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ayu Ting Ting Jalani Pemeriksaan Lanjutan Terkait Kasus Dugaan Penghinaan yang Dialaminya

Sementara itu, Ayu sendiri telah menjalani pemeriksaan pada 14 September 2021, untuk mengklarifikasi laporan dugaan penghinaan yang dialaminya.

Adapun Ayu sebelum melapor ke Polda Metro, dia pernah bercerita mengenai akun yang menjelek-jelekkan anaknya.

Ayu mengaku tak tahan melihat putri semata wayangnya mendapat ujaran kebencian.

Sambil menahan tangisnya, Ayu mengungkapkan bahwa ujaran kebencian yang ditujukan kepada anaknya sangat keterlaluan.

Baca juga: Anies Bangun Kampung Susun untuk Korban Gusuran, Apa Bedanya dengan Rusun?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.