Peternak Tagih Janji Jokowi soal Pengadaan 30.000 Ton Jagung Pakan

Kompas.com - 11/10/2021, 15:12 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se Provinsi Bali di Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali, Jumat (8/10/2021). Humas Pemprov BaliPresiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se Provinsi Bali di Wisma Sabha Utama, Kompleks Kantor Gubernur Bali, Jumat (8/10/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan peternak dari Blitar, Jawa Timur dan Kendal, Jawa Tengah, menuntut janji Presiden Joko Widodo terkait pengadaan 30.000 ton jagung pakan untuk menstabilisasi harga.

Tuntutan itu disampaikan para peternak beserta pengurus Badan Eksekutif Mahaiswa (BEM) dari empat universitas saat menggelar unjuk rasa di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Para peternak menggelar aksi di depan Lapangan IRTI Monas, Kementerian Perdagangan, Gedung DPR, Kementerian Sosial, Kementerian Pertanian, Kantor Charoen Pokphand Indonesia, PT Japfa.

Baca juga: Harga Telur Anjlok, Peternak dan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa di Jakarta

Peternak asal Blitar, Rofi Yasifun yang mengikuti aksi damai itu mengatakan, pengadaan 30.000 ton jagung pakan itu realisasinya lamban.

Padahal, pengadaan jagung pakan itu adalah hasil audiensi antara Presiden Joko Widodo dengan para peternak pada September lalu.

"Datangnya sedikit sekali. Di Blitar baru terdistribusi sekitar 200 ton, padahal ini sudah satu bulan lebih sejak kami peternak dipanggil ke Istana," kata Rofi seperti dilansir Antara, Senin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rofi menjelaskan, peternak di Blitar mendapat alokasi sebesar 15.000 ton dari seluruh pengadaan jagung pakan, tapi realisasinya belum mencapai 1.000 ton.

"Jagung pakan berkontribusi 50 persen dari keseluruhan biaya produksi peternak telur," katanya.

Baca juga: Suroto: Saya Percaya, Satu-satunya Orang yang Bisa Nolong Peternak Ya Pak Jokowi

Adapun tuntutan lainnya dari para peternak adalah agar pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan dapat menyerap telur peternak minimal 1.000 ton selama minimal satu minggu.

Para peternak mengaku, harga telur di tingkat peternak mencapai Rp 12.500 sampai Rp 13.500 per kilogram atau jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) telur, yakni berkisar Rp 21.500 per kilogram.

Produksi telur yang melimpah dan anjloknya harga telur di tingkat peternak membuat peternak harus merugi hingga Rp 9.000 per kg setiap hari.

Di sisi lain, harga jagung pakan terus naik. Saat ini, harga jagung pakan mencapai Rp 6.300 hingga Rp 6.800 per kg, dari yang sebelumnya Rp 4.500 per kg.

Para peternak petelur di sejumlah wilayah telah merugi sejak Juli 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: 'Kun Fayakun...'

Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: "Kun Fayakun..."

Megapolitan
Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

Megapolitan
Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Megapolitan
Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Megapolitan
Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Megapolitan
Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Megapolitan
266 Sumur Resapan Dibangun di Kepulauan Seribu Sepanjang 2021

266 Sumur Resapan Dibangun di Kepulauan Seribu Sepanjang 2021

Megapolitan
Momen Polisi Gunakan Senjata Api dan Tewaskan Warga Sipil, Tol Bintaro dan Kafe di Cengkareng Jadi Saksi

Momen Polisi Gunakan Senjata Api dan Tewaskan Warga Sipil, Tol Bintaro dan Kafe di Cengkareng Jadi Saksi

Megapolitan
Terdakwa Munarman Minta Sidang Kasus Dugaan Terorisme Digelar Offline, Pembacaan Dakwaan Ditunda

Terdakwa Munarman Minta Sidang Kasus Dugaan Terorisme Digelar Offline, Pembacaan Dakwaan Ditunda

Megapolitan
Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Ketahuan Hendak Jual Motor Kerabat, Seorang Pria Coba Kabur lalu Babak Belur Dihajar Massa

Megapolitan
Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Jasad Perempuan Ditemukan Mengambang di Kali di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Kasus Pengancaman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Tersangka Jerinx Sambangi Mapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Sidang Terorisme di PN Jaktim, Kubu Munarman Minta Digelar Offline

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.