Kompas.com - 12/10/2021, 09:58 WIB
Sarang lebah madu dievakuasi dari sebuah pohon di pekarangan rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (12/10/2021) malam. Dok. Sektor V Cilandak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta SelatanSarang lebah madu dievakuasi dari sebuah pohon di pekarangan rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (12/10/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sarang lebah madu dievakuasi dari sebuah pohon di pekarangan sebuah rumah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2021) malam. Keberadaan sarang lebah itu meresahkan warga.

Komandan Pleton Grup B Sektor V Cilandak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Indra Jaya mengatakan, sarang lebah tersebut berada di sebuah ranting pohon di ketinggian enam meter.

“Yang punya rumah khawatir sarang lebahnya takut bahayain orang. Lebahnya bisa nyengat tapi sebenarnya enggak bahaya,” ujar Indra, Selasa dini hari.

Baca juga: Pergantian Sang Ratu Bikin Kota Sydney Dipenuhi Sarang Lebah

Evakuasi sarang lebah sempat mengalami kesulitan lantaran jauhnya posisi sarang lebah dari jangkauan petugas kebakaran.

“Sarang lebah diseset pakai pisau cuma agak ngeri saja karena posisi sarang lebah agak jauh dari pijakan,” tambah Indra.

Evakuasi berjalam sekitar satu jam. Petugas pemadam menggunakan tangga untuk menjangkau sarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sarang lebah kemudian diambil secara manual tanpa dibakar seperti evakuasi tawon vespa.

“Ada yang jatuh, ada juga yang bisa dimasukin ke plastik,” tambah Indra.

Ia menyebutkan, warga yang membutuhkan bantuan evakuasi penanganan sarang tawon, evakuasi ular, dan pertolongan lainnya bisa langsung menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat. Indra memastikan segala bantuan dari pemadam kebakaran tak dipungut biaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.