Klaim PTM Terbatas di Depok Berjalan Aman, Pemkot: Tidak Ada Kasus Covid-19

Kompas.com - 12/10/2021, 17:35 WIB
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). DOK. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021).

DEPOK, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengeklaim, pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) yang diikuti seluruh jenjang pendidikan sejak sepekan lalu itu berjalan aman.

Sekretaris Disdik Kota Depok Satibi mengatakan, pihaknya tidak menemukan hambatan dalam pelaksanaan PTMT dan tak menemukan klaster Covid-19 di sekolah.

"Sampai sekarang tidak ada kasus, semoga sampai seterusnya tidak ada kasus, sehingga kita bisa beralih kepada pembelajaran new normal atau kebiasaan baru," ujar Satibi, seperti dikutip dalam situs web Pemkot Depok, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: 215 Orang yang Ikut PTM di SMP Kota Tangerang Dites Covid-19, Hasilnya Semua Negatif

Ia pun mengeklaim bahwa pelaksanaan PTMT di Depok sudah mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah pusat.

"Alhamdulillah teman-teman mematuhi prokes. Hal itu menjadi bagian utama di dalam PTMT ini," kata dia.

Selain itu, lanjut Satibi, pihaknya tidak menerima keluhan yang berarti dari para orangtua murid selama pelaksanaan PTMT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PTM di Jakpus, Siswa yang Naik Angkutan Umum Diminta Bawa Baju Ganti

Selama PTMT ini, pihaknya juga akan meneruskan rencana melakukan tes Covid-19 secara acak. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 selama PTMT.

Ia menyebutkan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Waktu pelaksanaan tes Covid-19 akan ditentukan kemudian.

"Kami berharap segera bisa mengikuti pembelajaran yang diharapkan pemerintah dan masyarakat. Semoga Desember betul-betul sudah clear, sehingga Januari pembelajaran sudah bisa berjalan normal," kata Satibi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.