Terima Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta di Polres Jaksel, Penerima: Alhamdulillah buat Tambah Modal Beli Bawang

Kompas.com - 14/10/2021, 09:24 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah meninjau kegiatan penyaluran bantuan  Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (13/10/2021). KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOKapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah meninjau kegiatan penyaluran bantuan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (13/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga Jakarta Selatan menerima Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2021).

Sebagian penerima bantuan BPTKLW mengaku akan menggunakan uang bantuan sebesar Rp 1,2 juta untuk menambah modal berjualan.

Salah satu penerima BTPKLW asal Pesanggrahan, Anan (36), mengatakan, dirinya merasa senang mendapatkan bantuan dari pemerintah. Ia sendiri memiliki usaha warung kopi dan indomi.

Baca juga: Polres Jaksel Salurkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung ke 4.400 Penerima

“Alhamdulillah dapat bantuan Rp 1,2 juta. Saya pakai buat nambah modal belanja. Cukup membantu saya untuk modal jualan,” kata Anan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu.

Anan berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan uang tunai yang diberikan. Ia mengaku ini bantuan uang yang kali pertama dia terima.

“Banyak terima kasih, ini bantuan bisa nambahin modal. Saya berharap akan ada lagi bantuan seperti ini,” lanjut Anan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penerima BTPKLW asal Kebayoran Lama, Nani (56), mendapatkan informasi adanya program BTPKLW dari anggota kepolisian di wilayah tempat tinggalnya. Ia memiliki warung yang menjual bawang dan sayur-sayuran.

“Alhamdulillah dapat Rp 1,2 juta rencananya buat nambah modal buat beli bawang, cabe, bawang putih sama bawang merah. Mudah-mudahan bisa berlanjut bantuannya,” kata Nani setelah menerima bantuan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah mengatakan, pihaknya sudah mendata 4.400 penerima bantuan dalam program BTPKLW yang terdiri dari PKL dan warung di Jakarta Selatan.

Program BTPKLW itu, lanjut Azis, merupakan bagian dari program pemerintah dalam memulihkan perekonomian PKL dan warung yang terdampak pandemi Covid-19.

“Polres Metro Jakarta Selatan dalam periode ini sudah mendata sebanyak 4.400 PKL dan warung. Sekarang dalam proses membagikan bantuan. Kami sudah mencapai sekitar 50 persen dari data yang kami kumpulkan dan verifikasi,” ujar Azis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu.

Azis menambahkan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan program pemerintah tersebut kepada sekitar 3.000 warga. Penyaluran dilakukan di dalam kawasan Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Serahkan Bantuan Tunai untuk PKL dan Warung Kecil, Presiden: Rp 1.200.000 Kurang Enggak?

“Target Polres Metro Jakarta Selatan mendapatkan 4.400 orang. Saya coba bagi rata di setiap kecamatan, di tiap polsek, 440 orang,” tambah Azis.

Ia mengatakan, penerima bantuan dalam program BTPKLW sudah melalui tahap verifikasi. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan anggota Bhabinkamtibas di setiap kelurahan di Jakarta Selatan.

“Kemudian data direkap oleh Bhabinkamtibmas, lalu dilaksanakan verifikasi apakah ada bantuan dalam bentuk lain atau belum pernah dapat bantuan, atau dagangannya seperti apa, itu yang diverifikasi. Verifikasinya bukan hanya usaha dan kegiatannya, tapi juga identitasnya dalam satu kegiatan tersebut,” tambah Azis.

Pemerintah telah memutuskan untuk memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta kepada PKL dan warung di Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, bantuan uang tunai tersebut disalurkan melalui TNI dan Polri.

Program BTPKLW menyasar jutaan pedagang di seluruh Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19, termasuk di Jakarta.

Petugas Babinsa atau Bhabinkamtibmas setempat akan melakukan pendataan pelaku usaha sebagai calon penerima BTPKLW. Para pelaku usaha diminta untuk melampirkan data izin usaha, lokasi usaha, dan nomor induk kependudukan (NIK).

Bantuan akan diserahkan langsung oleh para petugas. Tanda terima bagi penerima bantuan dan disertai dokumentasi foto.

Adapun syarat penerima bantuan tunai tersebut seperti tempat usaha berada di wilayah PPKM Level 3 dan 4, calon penerima belum mendapat Bantuan Produktif Ulta Mikro (BPUM) dari Kemenkop UKM, serta melampirkan data izin usaha, lokasi usaha, dan NIK.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Diminta Jokowi Tak Sowan ke Ormas, Polda Metro: Kami Sudah Laksanakan Jauh-jauh Hari

Megapolitan
Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi yang Tembak Dua Orang Belum Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

19 WNA Dilarang Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.