Ini Upaya Pengelola Apartemen Kalibata City Cegah Prostitusi Online di Huniannya

Kompas.com - 14/10/2021, 19:52 WIB
Sejumlah tower Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (14/10/2021). KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSejumlah tower Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan pada Kamis (14/10/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Apartemen Kalibata City melakukan sejumlah upaya untuk mencegah adanya praktik prostitusi online di huniannya.

Upaya dilakukan mulai dari monitoring hunian hingga sosialisasi terkait sistem penyewaan unit kamar Apartemen Kalibata City.

"Kami lakukan sosialisasi (sewa unit) dengan berbagai macam media contohnya media komunikasi yang ada," kata General Manager Kalibata City, Martiza Melati saat ditemui di kantornya, Kamis (14/10/2021) sore.

Ia mengatakan, sosialisasi biasanya dilakukan secara offline maupun online seperti pertemuan dengan tenant dan agen penyewaaan. Namun, saat ini pertemuan secara offline belum bisa terlaksana lantaran masih pandemi Covid-19.

Baca juga: Pelaku Prostitusi Sewa Harian Unit di Kalibata City, Pengelola Sebut Ulah Broker Nakal

"Sekarang kita sosialisasikan atau dengan media yang ada seperti spanduk, flyer, mading dan sebagainya," ujar Tiza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, pengelola juga melakukan Gerakan Tertib Hunian. Selain itu, ada juga pengecekan secara berkala.

"Tertib Hunian itu dalam arti kami mengupdate penghuni unit apakah masih sesuai data hunian yang ada di database kami. Untuk akses card, pengecekan tujuannya untuk mengetahui ada indikasi akses original kami diduplikasi atau diperbanyak tanpa sepengetahuan kami dan diperbanyak," tambah Tiza.

Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pemantauan dan patroli di kawasan Apartemen Kalibata City secara perkala. Setiap ada orang yang mencurigakan atau bukan penghuni Kalibata City, petugas akan meminta keterangan.

Tiza menyebutkan, pihaknya akan mendukung penuh pihak kepolisian untuk upaya penyelidikan dan penyidikan terkait kasus prostitusi online anak di bawah umur.

Baca juga: Terkait Kasus Prostitusi, Pengelola Kalibata City Tegaskan Unitnya Tak Bisa Disewa Harian

Tiza menambahkan, pengelola akan proaktif memenuhi informasi yang dibutuhkan untuk keperluan pengembangan kasus.

Sebelumnya, praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur di Apartemen Kalibata City itu diungkap Polres Metro Jakarta Selatan. Prostitusi online anak di bawah umur salah satunya menggunakan unit kamar Apartemen Kalibata City.

Ada dua gadis di bawah umur yang ditemukan polisi di Apartemen Kalibata City, yaitu ZR (16) dan RCL (16).

"Ternyata laki-laki ini bertindak sebagai muncikari, dan menjajakan kedua anak tersebut melalui aplikasi Mi Chat," kata Azis.

Polisi menemukan, komplotan tersebut menyewa sebuah kamar di Apartemen Kalibata City. Mereka bersama kedua korban tinggal dan menjadikan kamar tersebut sebagai tempat prostitusi.

"Iya (korban tinggal di Apartemen Kalibata City) tapi ketika dia diajak di tempat lain, bisa,” ujar Azis.

Azis mengatakan, kamar apartemen tersebut disewa secara harian dengan tarif Rp 300.000. Namun, para korban bisa diajak ke tempat lain berdasarkan kesepakatan muncikari dan pengguna jasa prostitusi.

“Jadi kamar apartemen itu (Kalibata City) seperti sekretariat ya, tempat berkumpul pelaku dan si anak itu,” tambah Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Achmad Akbar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Mengantuk, Pengemudi Mobil Tabrak Tukang Bubur di Bekasi

Diduga Mengantuk, Pengemudi Mobil Tabrak Tukang Bubur di Bekasi

Megapolitan
Transjakarta Buke Rute Jakarta International Stadium-Harmoni, Ini Lintasannya

Transjakarta Buke Rute Jakarta International Stadium-Harmoni, Ini Lintasannya

Megapolitan
Berantas Mafia Tanah di Jaktim, Polisi: Pelaku Tidak Bekerja Sendirian

Berantas Mafia Tanah di Jaktim, Polisi: Pelaku Tidak Bekerja Sendirian

Megapolitan
Suara Sopir Bus Transjakarta: Kerja hingga Dini Hari, Kadang Hanya Tidur 2 Jam

Suara Sopir Bus Transjakarta: Kerja hingga Dini Hari, Kadang Hanya Tidur 2 Jam

Megapolitan
Tolak Komentar, Begini Sikap Dirut Transjakarta Ketika Ditanya Soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Tolak Komentar, Begini Sikap Dirut Transjakarta Ketika Ditanya Soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Sudah Sepekan, Penyebab Kebakaran Gedung Cyber Belum Bisa Dipastikan

Sudah Sepekan, Penyebab Kebakaran Gedung Cyber Belum Bisa Dipastikan

Megapolitan
Kala Warga di Sekitar Masjid Wal Adhuna Terbiasa Kena Banjir: Sudah Kenyang Kebanjiran, Enggak Kaget Lagi

Kala Warga di Sekitar Masjid Wal Adhuna Terbiasa Kena Banjir: Sudah Kenyang Kebanjiran, Enggak Kaget Lagi

Megapolitan
Puslabfor Olah TKP Lokasi Kebakaran di Tambora Jakarta Barat

Puslabfor Olah TKP Lokasi Kebakaran di Tambora Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi Tagih Janji Transjakarta Implementasikan Rekomendasi Antisipasi Kecelakaan

Polisi Tagih Janji Transjakarta Implementasikan Rekomendasi Antisipasi Kecelakaan

Megapolitan
Hilang Kendali, Pengendara Motor Tewas Terjatuh di Cengkareng

Hilang Kendali, Pengendara Motor Tewas Terjatuh di Cengkareng

Megapolitan
Sumur Resapan di Bona Indah Jebol Saat Dilintasi Mobil, Kontraktor: Coran Masih Basah

Sumur Resapan di Bona Indah Jebol Saat Dilintasi Mobil, Kontraktor: Coran Masih Basah

Megapolitan
Sumur Resapan di Bona Indah yang Jebol Saat Dilintasi Mobil Kini Ditutup Pelat Baja

Sumur Resapan di Bona Indah yang Jebol Saat Dilintasi Mobil Kini Ditutup Pelat Baja

Megapolitan
Satu Mafia Tanah di Jaktim Ditangkap, Sudah Raup Miliaran Rupiah dan Jerat Tiga Korban

Satu Mafia Tanah di Jaktim Ditangkap, Sudah Raup Miliaran Rupiah dan Jerat Tiga Korban

Megapolitan
Teguran Jokowi yang Bikin Polisi Gerak Cepat, dari Masalah Pinjol hingga Ormas

Teguran Jokowi yang Bikin Polisi Gerak Cepat, dari Masalah Pinjol hingga Ormas

Megapolitan
Polisi Sebut Jeff Smith Konsumsi Narkoba LSD sejak 3 Bulan Lalu, 4 Lembar Sehari

Polisi Sebut Jeff Smith Konsumsi Narkoba LSD sejak 3 Bulan Lalu, 4 Lembar Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.